Gempa bumi Venezuela 2026
Searah jarum jam dari atas: Bangunan-bangunan hancur di La Guaira • Tim penyelamat Kosta Rika membantu korban gempa • Tim penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di La Guaira • Petugas penyelamat AS memeriksa bangunan yang rusak di La Guaira • Seorang warga memegang bendera Venezuela di sebuah bangunan yang runtuh di La Guaira | |
| Waktu UTC | 2026-06-24 22:04:33 |
|---|---|
| 2026-06-24 22:05:11 | |
| ISC | 645903460 |
| 645904538 | |
| USGS-ANSS | ComCat |
| ComCat | |
| Tanggal setempat | 24 Juni 2026 |
| Waktu setempat | 18:04:33 VET (UTC-4) |
| 18:05:11 VET (UTC-4) | |
| Lama | ~90–120 detik |
| Magnitudo | Mw 7.2 |
| Mw 7.5 | |
| Kedalaman | 10 km (6 mi) 10 km (6 mi) |
| Episentrum | 10°24′25″N 68°29′35″W / 10.407°N 68.493°W / 10.407; -68.493 |
| Sesar | Sesar San Sebastián |
| Jenis | Strike-slip |
| Wilayah bencana | Venezuela |
| Kerusakan total | US$37 miliar |
| Intensitas maks. | MMI IX (Hebat) |
| Percepatan puncak | 0.68 g |
| Tsunami | 4 cm (1,6 in) |
| Gempa susulan | 1.115+ tercatat, mb 5.0 pada 24 Juni (terkuat)[1] |
| Korban | 5.546 tewas, 16.740+ korban luka, "puluhan ribu" orang hilang |
Pada tanggal 24 Juni 2026, dua gempa besar dengan magnitudo Mw 7.2 melanda Venezuela bagian barat tak lama setelahnya disusul oleh gempa utama dengan magnitudo Mw 7.5 sekitar 39 detik kemudian. Kedua gempa tersebut berpusat di dekat San Felipe, Yaracuy. Gempa utama tersebut merupakan gempa bumi terbesar yang pernah melanda Venezuela sejak 1900.[2][3] Dua gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan luas di seluruh negeri, terutama di La Guaira dan di ibukota Caracas. Setidaknya 5.546 orang tewas, lebih dari 16.000 orang lainnya terluka,[4] dan puluhan ribu orang masih dilaporkan hilang.[5] Sistem Prompt Assessment of Global Earthquakes for Response (PAGER) dari United States Geological Survey (USGS) memperkirakan jumlah korban akan meningkat secara signifikan, dan berpotensi melebihi 10.000 korban jiwa.
Kondisi tektonik

Di Venezuela utara, lempeng Karibia, dan lempeng Amerika Selatan berinteraksi di sepanjang batas lempeng yang kompleks. Lempeng Karibia didorong ke arah timur dan sebagian bertabrakan dengan Lempeng Amerika Selatan.[6] Interaksi lempeng-lempeng ini menciptakan zona tumbukan miring di sepanjang batas lempeng yang kompleks yang disebut Sistem Sesar Boconó–Morón–El Pilar (BMEPFS).[7]
Sesar Boconó–Morón–El Pilar adalah serangkaian sistem patahan geser mendatar kanan kompresional yang kompleks yang berkembang pada akhir Tersier, dan merupakan bagian dari batas transform di Karibia selatan. Sesar ini membentang sepanjang 1.300 km (810 mil) di sepanjang Venezuela utara, dari Pegunungan Andes Venezuela tengah, melalui pantai utara-tengah dan timur lautnya, dan menuju Trinidad dan Tobago.[8] Berdasarkan informasi geologi dan geodetik, BMEPFS bergeser dengan kecepatan 10 mm (0,39 inci) per tahun. Sesar ini kadang-kadang menyebabkan gempa bumi dengan mekanisme fokus yang menunjukkan patahan geser mendatar atau patahan terbalik. Seluruh sesar San Sebastián (pantai tengah) dan sebagian sesar El Pilar (Venezuela timur) terletak di lepas pantai. Di Venezuela timur, satu-satunya bagian dari sesar El Pilar yang membentang di daratan adalah antara teluk Cariaco dan Paria. Sesar San Sebastián membentang di daratan sepanjang sisi selatan pegunungan Cerro Machado, tepat di bawah Bandar Udara Internasional Simón Bolívar. Sesar El Pilar membentang di sebelah timur Sesar San Sebastián, tetapi dipisahkan oleh cekungan tarik-pisah Cariaco. Lebih jauh ke arah timur, sesar San Sebastián dan El Pilar dipisahkan oleh cekungan teluk Cariaco. Sesar San Sebastián dan El Pilar yang berada di lepas pantai mencakup 400 km (250 mil) dari total panjang batas lempeng, membentang dari bujur −68° hingga −64°.[9]
Zona sesar ini telah menyebabkan gempa bumi besar di Venezuela Utara, termasuk pada tahun 1641, 1766, 1812, 1900, dan 1967. Gempa bumi San Narciso tahun 1900, yang berkekuatan Mw 7,6, dikaitkan dengan pergeseran pada bagian Sesar San Sebastián berdasarkan penemuan retakan permukaan baru-baru ini di lepas pantai.[10][11]
Gempa bumi
Guncangan pertama adalah gempa bumi berkekuatan Mw 7,2 pada pukul 22:04 UTC di timur laut San Felipe pada kedalaman 10 km (6,2 mil). Gempa ini disebabkan oleh pergeseran sesar mendatar kiri pada sesar yang membentang dari timur ke barat, atau pergeseran sesar mendatar kanan pada sesar yang membentang dari utara ke selatan.[12]
Tiga puluh sembilan detik kemudian, gempa berkekuatan Mw 7,5 terjadi di utara gempa pendahulu, di tenggara Yumare, pada kedalaman 10 km (6,2 mil). Kedua gempa tersebut terjadi di kotamadya Veroes, negara bagian Yaracuy. Gempa ini disebabkan oleh pergeseran sesar mendatar kanan pada sesar yang membentang dari timur ke barat, atau pergeseran sesar mendatar kiri pada sesar yang membentang dari utara ke selatan.[13] USGS menyatakan bahwa gempa ini kemungkinan terjadi akibat pergerakan sesar dengan pergeseran yang terbatas pada area seluas 150 kali 20 kilometer (93 kali 12 mil). GFZ mencatat gempa ini berkekuatan Mw 7,4, dan mekanisme fokusnya menunjukkan adanya sesar geser (strike-slip) dekstral (mengiri ke kanan) pada sesar yang membentang dari timur ke barat.[14] Gempa utama ini merupakan yang terbesar di Venezuela sejak tahun 1900, saat gempa bermagnitudo 7,7 melanda wilayah timur laut Caracas.[15]
Observatorium GEOSCOPE hanya melaporkan satu gempa bumi berkekuatan Mw 7,8 dengan lokasi episentrum yang berdekatan dengan episentrum gempa yang dicatat oleh USGS, serta berlangsung selama sekitar dua menit.[16] Solusi mekanisme fokus yang diberikan oleh lembaga tersebut menunjukkan adanya sesar geser (strike-slip) dekstral yang bermula pada kedalaman 12 km (7,5 mil).[17]
Area dalam radius 250 km (160 mi) dari kedua gempa tersebut telah mengalami tujuh gempa bumi dengan magnitudo 6,0 atau lebih tinggi dalam satu abad terakhir. Pada September 2025, sepasang gempa bumi dengan magnitudo 6,2 dan 6,3 menewaskan satu orang, melukai 110 orang lainnya, dan menyebabkan kerusakan luas di Zulia dan Lara. Sebuah gempa bumi pada September 2009 [es] melukai 18 orang dan merusak bangunan di Morón, dan pada tahun 1989 gempa bumi dengan magnitudo 6,0 menyebabkan kerusakan kecil di Valencia. Selain itu, gempa bumi dengan magnitudo 6,1 terjadi lebih jauh ke barat pada April 1975.[18]
Enam gempa susulan dirasakan di Caracas dalam waktu dua jam setelah gempa utama. Lebih dari 130 gempa susulan tercatat,[19] gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan Mw 4,8.[20]
Getaran gempa dirasakan di Bogota, Kolombia[21] dan Brasil Utara, termasuk di wilayah Manaus, Belém dan Macapá, membuat warga melakukan evakuasi.[22] Serta dirasakan di Aruba,[23] Bonaire, Curaçao,[24] dan beberapa bagian di Republik Dominika termasuk di Santo Domingo.[25]
Korban
| Negara | Tewas | Hilang |
|---|---|---|
| 6 | 3 | |
| 2 | ||
| 3 | ||
| 9 | ||
| 3 | ||
| 24 | ||
| 1 | ||
| 3 | 7 | |
| 45 | 50 | |
| 1 | ||
| 16 | ||
| 100 | 59 | |
| 40 | 138 | |
| 3 | 12 | |
| 1 | ||
Setidaknya 5.546 orang tewas dan lebih dari 16.740 orang terluka.[26] Menteri Kesehatan Venezuela, Carlos Alvarado, menjelaskan bahwa angka tersebut mencerminkan jumlah korban yang tercatat di rumah sakit.[27] Lebih dari 16.300 orang kehilangan tempat tinggal, dan 28.300 rumah lainnya tidak layak dihuni.[28]
Menurut sebuah situs web pelacakan orang hilang, lebih dari 31.000 orang tidak diketahui keberadaannya per 5 Juli.[29][30] Menurut Perserikatan Bangsa-bangsa memperkirakan bahwa 40.000 hingga 50.000 orang hilang per 18 Juli.[31] Tim penyelamat Venezuela melaporkan bahwa hingga 26 Juni, ratusan—dan mungkin ribuan—orang masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan.[32] Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Tom Fletcher, juga mengatakan bahwa lebih dari 50.000 orang masih hilang.[33] Lebih dari 100 warga Venezuela yang tiba di La Guaira dengan penerbangan deportasi oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat hilang setelah hotel mereka runtuh.[34] Menurut El País, setidaknya 32 warga Venezuela yang di deportasi tewas.[35]
Setidaknya ratusan warga negara asing teridentifikasi di antara para korban tewas, termasuk 9 warga negara Tiongkok,[36] 4 warga negara ganda Italia-Venezuela,[37] 3 warga negara Chili,[38] 3 warga negara Ekuador,[39] 2 warga negara Brasil,[40] seorang warga negara Republik Dominika,[41] seorang warga negara Kuba,[42] dan seorang warga negara Uruguay.[43] Portugal mengonfirmasi bahwa 100 warganya atau orang-orang yang memiliki latar belakang Portugal tewas, dan 59 orang lainnya hilang.[44] 45 warga negara Prancis tewas dan 50 lainnya hilang.[45] Kolombia juga melaporkan bahwa 24 warganya tewas di Venezuela.[46] 40 korban jiwa, dan 138 korban hilang warga negara Spanyol.[47] Pihak berwenang Argentina menyebutkan 6 warganya tewas dan 3 orang hilang.[48] Seorang juru bicara pemerintahan Trump mengatakan bahwa 3 warga Amerika Serikat termasuk di antara korban tewas dan 12 orang lainnya hilang.[49]
Segera setelah gempa bumi, penjabat presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menetapkan wilayah La Guaira sebagai "zona bencana".[50] Laporan mengenai korban jiwa masih minim, terutama di daerah-daerah terpencil. Hal ini diduga disebabkan oleh gangguan komunikasi atau kemungkinan adanya pemblokiran informasi media di Venezuela.[51][52] Karena 24 Juni adalah hari libur nasional di Venezuela, untuk memperingati Pertempuran Carabobo tahun 1821, banyak orang berada di rumah dan bukan di tempat kerja ketika gempa bumi terjadi.[53]
Korban terkenal
- Yimvert Berroterán [en], (18), Pesepakbola Venezuela[54]
- Yorgelis Delgado [en], (42), Pesepakbola Venezuela[55]
- Milagros Eulate [en], (64) Politikus Venezuela[56]
- Isabel Jara [en], (69), Pegawai negeri dan perwakilan institusional berkebangsaan Spanyol-Venezuela[57]
- Richard Peñalver [en], (62), Politikus Venezuela[58]
- Gabriela Fleritt [en], (55), Aktris, penyiar radio, dan komedian asal Venezuela[59]
- Van Der Dijs [en], band rock heavy metal, semua anggota (Manuel van Der Dijs, Gabriel Gómez, Xander Hernández, Abraham Foucault)[60]
Kerusakan


Di seluruh wilayah Venezuela, hampir 800 bangunan runtuh; 189 bangunan mengalami keruntuhan total. Bangunan-bangunan runtuh di Caracas dan negara bagian Trujillo, Carabobo, Aragua, Miranda, dan La Guaira.[61] Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa gempa tersebut dapat menyebabkan kerugian senilai US$4,7–8,7 miliar, atau sekitar 4-8 persen dari PDB Venezuela, berdasarkan kerugian pada perumahan dan aset ekonomi, dan menambahkan bahwa biaya sebenarnya bisa mencapai angka yang lebih tinggi.[62]
Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello mengatakan bahwa kotamadya Los Palos Grandes dan Altamira adalah bagian Caracas yang paling parah terkena dampaknya. Setidaknya empat bangunan yang runtuh di Caracas adalah gedung-gedung tinggi tempat tinggal. Di Petunia Residences di Los Palos Grandes, 14 lantai sebagian runtuh, hanya menyisakan 6 lantai yang utuh.[63] Tiga bangunan runtuh di Altamira, termasuk sebuah bangunan 22 lantai yang runtuh total.[64] 30 bangunan lainnya di distrik tersebut mengalami kerusakan parah. Di daerah yang tidak disebutkan di tenggara Caracas, hampir semua gedung tinggi mengalami kerusakan parah atau hancur, dengan banyak di antaranya runtuh.[65] Di kotamadya Chacao di Caracas bagian timur, walikota, Gustavo Duque, mengatakan setidaknya 48 orang tewas dan 26 orang diselamatkan.[66] Dua bangunan di kotamadya itu juga runtuh, dengan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan.[67] Setidaknya tiga orang tewas setelah dua bangunan runtuh di Kotamadya Baruta. Lebih dari dua orang tewas dalam runtuhnya sebuah bangunan di Pinto Salinas. Bangunan yang menampung kedutaan Prancis dan markas Palang Merah Venezuela mengalami kerusakan parah.[68]
Bangunan juga runtuh di negara bagian Trujillo, Carabobo, Aragua, Miranda, dan La Guaira.[69]

La Guaira, adalah daerah yang paling parah terkena dampaknya, sekitar 80% bangunan dilaporkan roboh[70] gempa tersebut menghancurkan lebih dari 1.400 bangunan, termasuk banyak apartemen dan hotel yang roboh.[71] Pemerintah menyatakan bahwa hampir 200 bangunan di negara bagian tersebut runtuh, namun analisis satelit menunjukkan jumlah yang lebih besar.[72] Berdasarkan citra satelit Sentinel yang dianalisis oleh NASA, lebih dari separuh bangunan di Caraballeda, Macuto, Naiguatá, La Guaira, dan Catia la Mar memiliki tingkat kemungkinan kerusakan setidaknya 75%.[73] Menurut analisis tersebut, angka ini setara dengan hampir 59.000 bangunan yang mengalami kerusakan.[74] Sebagian puing bangunan juga mengalami kerusakan lebih lanjut akibat kebakaran.[75]
Semua penerbangan yang berangkat dari atau tiba di sana dibatalkan.[69] Gambar-gambar di media sosial memperlihatkan puluhan bangunan runtuh total maupun sebagian. Bangunan yang masih berdiri mengalami kerusakan berupa dinding yang runtuh dan kolom yang hancur. Layanan telekomunikasi di kota tersebut lumpuh.[69] Video dari helikopter juga menunjukkan banyak bangunan rata dengan tanah di lingkungan Playa Grande, Tanaguarenas, dan Los Corales.[76] Kerusakan parah di Venezuela disebabkan oleh konstruksi yang tidak memenuhi standar serta runtuhnya bangunan-bangunan tua. Setelah gempa bumi Caracas 1967, pemerintah merevisi aturan ketahanan gempa, namun penegakan aturan tersebut tidak pernah diprioritaskan. Menurut Juan Carlos Vielma, seorang insinyur sipil, setelah bencana banjir dan tanah longsor di wilayah utara Venezuela pada tahun 1999, pemerintahan Presiden Hugo Chávez saat itu bergegas membangun hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Para insinyur juga menyoroti pembangunan gedung dengan desain soft story—yaitu bangunan yang memiliki lebih sedikit elemen struktural di lantai dasar demi menciptakan ruang terbuka atau garasi yang lebih luas; bangunan semacam ini rentan mengalami keruntuhan tipe pancake (lantai yang runtuh menimpa lantai di bawahnya secara bertumpuk).[77]
Lebih jauh dari pesisir, tepatnya di Caranya, sebuah bangunan hunian serbaguna runtuh dan menewaskan 11 orang.[78] Sebuah gedung administrasi milik Akademi Militer Angkatan Laut Bolivarian serta satu gedung perkantoran lainnya runtuh, menyebabkan beberapa orang terjebak di dalamnya.[79] Gempa susulan pada tanggal 26 Juni menyebabkan kerusakan tambahan pada bangunan-bangunan di Caracas[80] serta meruntuhkan jembatan yang menghubungkan wilayah Caraballeda dengan bagian lain La Guaira, sehingga mengganggu upaya bantuan.[81]

Di wilayah yang lebih dekat dengan pusat gempa, Di negara bagian Carabobo, 14 orang tewas dan 67 orang terluka di Naguanagua, Juan José Mora, Puerto Cabello, dan San Diego; sembilan korban tewas terjadi akibat tanah longsor dan runtuhnya rumah di paroki Morón dan Urama, satu orang meninggal di Puerto Cabello, satu orang lainnya tewas akibat runtuhnya bangunan di Naguanagua, dan 34 orang terluka di Mariara.[82] Setidaknya 40 orang juga mendapatkan perawatan akibat cedera di rumah sakit jaminan sosial Adolfo Prince Lara dan Dr. Molina Sierra di Puerto Cabello. Lebih dari 25 rumah hancur di wilayah paroki Morón dan Urama, sementara sejumlah bangunan di Puerto Cabello mengalami kerusakan.[83] Gubernur Falcón Víctor Clark mengatakan 32 orang dirawat karena luka-luka dan 15 orang terjebak di bawah reruntuhan bangunan.[84] Runtuhnya La Mar Suites di Tucacas, Falcón, mengakibatkan 12 orang tewas dan 33 orang terluka.[85] Di negara bagian Yaracuy, yang berada tepat di pusat gempa, 13 rumah mengalami kerusakan parah di San Felipe, dua bangunan yang sedang dalam tahap konstruksi runtuh di Cocorote, serta sebuah dinding runtuh dan beberapa dinding lainnya retak pada sebuah rumah di Independencia.[86] Kerusakan ringan juga dilaporkan terjadi di Aragua, dengan satu bangunan runtuh di Turmero.[87]
Pencarian dan penyelamatan


Di Caracas, petugas penyelamat dan sukarelawan mulai mencari korban selamat di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk.[88] Staf di Hospital de Clinicas, Caracas, diminta untuk "melipatgandakan jumlah personel pada giliran kerja malam" guna menangani korban luka.[89] Delcy Rodríguez memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah, mengingat operasi pencarian di tengah puing dan reruntuhan belum rampung. Ia secara khusus menyebut La Guaira—yang digambarkan sebagai "zona bencana"—karena jumlah korban tewas dari wilayah tersebut belum diverifikasi atau dimasukkan ke dalam total keseluruhan.[90]
Para sukarelawan, yang sebagian besar adalah penduduk La Guaira, memulai upaya penyelamatan mereka sendiri untuk menyelamatkan tetangga mereka dari gedung apartemen yang runtuh. Hampir 24 jam setelah gempa bumi, mereka menggali puing-puing dengan tangan mereka karena kota tersebut menghadapi kekurangan alat berat dan mesin, dengan bantuan pemerintah yang terbatas. Tingginya jumlah orang yang terluka mulai membanjiri Rumah Sakit Jose Maria Vargas, dan beberapa korban harus dirawat di luar ruangan. Jalur pasokan militer juga didirikan di luar stadion kota untuk menyediakan bantuan. Angkatan bersenjata Venezuela mengatakan rumah sakit lapangan akan dikerahkan dengan kemampuan untuk mendukung operasi darurat.[91] Banyak penduduk mulai membawa persediaan mereka sendiri dari Caracas ke La Guaira di sepanjang jalan raya Caracas-La Guaira untuk membantu upaya penyelamatan awal. Rumah sakit lain di seluruh wilayah yang terkena dampak, seperti di Moron, juga kewalahan oleh korban luka atau kekurangan persediaan.[92]
Kerabat mulai memposting foto orang hilang di media sosial dengan harapan mereka akan ditemukan. Associated Press melaporkan bahwa warga Venezuela membagikan detail tentang kerabat mereka yang hilang dalam selebaran digital di platform seperti WhatsApp, Facebook, dan X. Namun, pembatasan media sosial di negara tersebut oleh pemerintah membuat pencarian orang hilang menjadi sulit. Pada tanggal 26 Juni, Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta agar pembatasan tersebut dilonggarkan, dan X kemudian dapat diakses.[93]
Pada tanggal 26 Juni, konvoi penyelamat dari Meksiko, El Salvador, dan Republik Dominika tiba di Venezuela.[93]
Pada tanggal 27 Juni, Delcy Rodríguez menyatakan bahwa lebih dari 14.000 personel militer dan lebih dari 100 unit alat berat dikerahkan ke La Guaira untuk upaya pemulihan keamanan dan ketertiban.[94] Mereka bergabung dengan lebih dari 3.600 petugas penyelamat dari luar negeri.[95] Namun, sebelum adanya bantuan resmi dan internasional, operasi pencarian dan penyelamatan awalnya dilakukan oleh sukarelawan sipil serta kerabat dari mereka yang terjebak di bawah reruntuhan.[96] Besarnya jumlah pihak non-pemerintah dan sukarelawan yang berdatangan dari berbagai tempat justru memperparah kekacauan di wilayah tersebut.[97] Pemerintah kemudian membatasi akses masuk ke kota itu pada malam tanggal 26 Juni, dengan hanya mengizinkan akses bagi personel yang memiliki wewenang. Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello membela kebijakan pembatasan tersebut dengan alasan perlunya melancarkan jalur bagi ambulans dan alasan kesehatan, namun ia tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai alasan kesehatan tersebut. Sebuah pusat pendaftaran sukarelawan juga didirikan di Poliedro de Caracas, sementara warga sipil yang ingin berkontribusi dalam upaya bantuan diarahkan untuk menyalurkan bantuan melalui pusat-pusat pengumpulan bantuan.[98] Hingga tanggal 29 Juni, tercatat lebih dari 15.400 pendaftaran.[99]

Banyak warga Venezuela merasa frustrasi dan menilai respons pemerintah sangat terbatas serta tidak memadai; upaya pemerintah yang dianggap hanya sekadar menciptakan kesan adanya respons yang efisien justru memicu ketidakpuasan lebih lanjut. Di salah satu lokasi reruntuhan, para pejabat pemerintah kerap berswafoto sebelum beranjak pergi tanpa turut serta dalam upaya penyelamatan.[100] Delapan puluh anggota tim penyelamat asal Swiss melaporkan bahwa anjing pelacak mereka menemukan beberapa korban selamat di bawah reruntuhan, namun mereka tidak dapat menyelamatkan para korban tersebut tepat waktu.[101] Kemarahan warga tertuju pada aparat yang justru sibuk mengatur lalu lintas dan berpatroli di jalanan alih-alih membantu proses penyelamatan. Dalam satu kejadian, Presiden Rodríguez menghentikan aktivitas tim penyelamat asing hanya untuk menyampaikan ucapan terima kasih.[102]
Lebih dari 90 jam setelah gempa bumi, operasi penyelamatan masih terkendala oleh kurangnya tenaga ahli serta kerusakan pada sejumlah peralatan.[103] Menurut Leonardo Malvasida, seorang operator alat berat, ia dan 11 orang lainnya tiba dari Lara untuk membantu upaya penyelamatan namun mendapati tidak ada peralatan yang disiapkan. Ia menambahkan bahwa banyak operator berkualifikasi berada di La Guaira, namun tidak ada mesin yang tersedia untuk digunakan. Peralatan yang ada saat itu merupakan milik pribadi yang penggunaannya dibatasi oleh pemiliknya, atau tidak dapat beroperasi akibat kehabisan bahan bakar maupun kerusakan teknis. Mesin-mesin mulai tiba pada hari Jumat dan Sabtu, namun jumlahnya tidak memadai untuk menangani skala kerusakan yang terjadi. Tanggapan resmi saat dimintai tambahan peralatan adalah meminta agar menunggu hingga tim yang ada saat itu menyelesaikan upaya penyelamatan mereka.[104]
Respon
Keadaan darurat diumumkan di Venezuela oleh Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodríguez.[105] Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello mengatakan bahwa "beberapa" negara bagian terdampak.[106] Pemerintah memerintahkan pasokan gas dimatikan untuk menghindari ledakan di gedung-gedung yang runtuh di Caracas, layanan di Metro Caracas ditangguhkan dan sekolah-sekolah akan tetap tutup selama beberapa hari ke depan.[107] Rodriguez juga mengatakan bahwa ia akan mengupayakan dana dari organisasi-organisasi multilateral untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.[108] Kementerian Pendidikan mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar di sekolah akan ditiadakan selama beberapa hari dan sejumlah gedung sekolah akan digunakan sebagai tempat penampungan serta pusat penyaluran bantuan.[109] Rodríguez memprakarsai penggalangan dana sebesar US$200 juta dari Dana Moneter Internasional (IMF).[110] Kementerian Pendidikan mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar akan ditiadakan selama beberapa hari dan sejumlah gedung sekolah akan digunakan sebagai tempat penampungan serta pusat penyaluran bantuan.[111] Bursa Efek Caracas ditutup dan akan dialihfungsikan untuk mendukung upaya penyelamatan.[112]
Peringatan tsunami dikeluarkan untuk Republik Dominika, Puerto Riko, dan Kepulauan Virgin setelah gempa bumi, tetapi kemudian dicabut.[113]
Lihat pula
Referensi
- ↑ ANSS. "M 4.8 - 35 km NNE of El Limón, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ ANSS. "M 7.2 - 21 km ENE of San Felipe, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ ANSS. "M 7.5 - 17 km W of Catia La Mar, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ "5.208 Orang Tewas Akibat Gempa Venezuela, Bantuan Terus Mengalir". indonesiadefense.com. 20 Juli 2026. Diakses tanggal 20 Juli 2026.
- ↑ "50 Ribu Orang Masih Hilang Usai Gempa Kembar Guncang Venezuela". Detik.com. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela sísmica". www.funvisis.gob.ve. Diakses tanggal 27 September 2025.
- ↑ LaOtraVersion.com (25 September 2025). "¿Sabes de donde provienen los eventos telúricos en el Zulia?". La Otra Versión (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 27 September 2025.
- ↑ Schubert, Carlos (1984). "Basin formation along the Bocono-Moron-El Pilar Fault System, Venezuela". Journal of Geophysical Research: Solid Earth. 89 (B7): 5711–5718. Bibcode:1984JGR....89.5711S. doi:10.1029/JB089iB07p05711.
- ↑ Colón, S.; Audemard, F.A.; Beck, C.; Avila, J.; Padrón, C.; De Batist, M.; Paolini, M.; Leal, A.F.; Van Welden, A. (2015). "The 1900 Mw 7.6 earthquake offshore north–central Venezuela: Is La Tortuga or San Sebastián the source fault?". Marine and Petroleum Geology. 67. Elsevier BV: 498–511. Bibcode:2015MarPG..67..498C. doi:10.1016/j.marpetgeo.2015.06.005. ISSN 0264-8172.
- ↑ Audemard, F. A.; Machette, M. N.; Cox, J. W.; Dart, R. L.; Haller, K. M. (2000). Map and database of Quaternary faults in Venezuela and its offshore regions (Report) (dalam bahasa Inggris). U.S. Geological Survey. doi:10.3133/ofr0018.
- ↑ Audemard Mennessier, Franck A. (1 September 1997). "Holocene and historical earthquakes on the Boconó fault system, southern Venezuelan Andes: Trench confirmation". Journal of Geodynamics. Paleoseismology: Understanding Past Earthquakes Using Quaternary Geology. 24 (1): 155–167. doi:10.1016/S0264-3707(96)00037-3. ISSN 0264-3707.
- ↑ ANSS. "M 7.2 - 24 km ENE of San Felipe, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ ANSS. "M 7.5 - 16 km SW of Morón, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ "gfz2026mhpg : 2026-06-25 Near Coast of Venezuela". GFZ Helmholtz Centre for Geosciences. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela vivió el terremoto más potente desde el año 1900" [Venezuela experienced its most powerful earthquake since 1900]. DW News (dalam bahasa Spanyol). 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ Jens Skapski (25 Juni 2026). "Katastrophales Erdbeben (M7.5) erschüttert Venezuela" [Catastrophic earthquake (M7.5) shakes Venezuela]. erdbebennews.de (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari asli tanggal 27 Juni 2026. [A new analysis by GEOSCOPE/IPGP using geophysical methods suggests that the earthquake sequence in Venezuela may be better described as a single, highly complex rupture event with a moment magnitude of Mw 7.8. While the USGS has so far classified the event as two strong earthquakes of magnitudes 7.2 and 7.5 occurring within a few seconds of each other, SCARDEC models the entire moment release starting at 22:04:32 UTC as a prolonged, uninterrupted rupture process. In this case, it is a single earthquake that developed in a cascading manner. The calculated source time function shows several strong rupture pulses over a period of about two minutes.]
- ↑ "Near Coast of Venezuela 2026/06/24 22:04:32 UTC, Mw=7.8". Geoscope Observatory. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ ANSS. "M 7.5 - 16 km SW of Morón, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ "Venezuelan leader says death toll has risen to at least 164 people". CNN. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ ANSS. "M 4.8 - 35 km NNE of El Limón, Venezuela 2026". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
- ↑ "Venezuela twin quakes kill at least 164 with many trapped under rubble". France 24. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Back-to-back powerful earthquakes slam Venezuela, collapsing buildings in the capital of Caracas". Associated Press News. 25 Juni 2026.
- ↑ "Magnitude 7.0 Earthquake in the Caribbean Region, Effects Strongly Felt in Aruba Too". EA News Aruba (dalam bahasa Inggris). 24 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Zware aardbeving bij Venezuela, ook voelbaar op Curaçao en Bonaire" [Strong earthquake near Venezuela, also felt on Curaçao and Bonaire]. NU.cw (dalam bahasa Belanda). 24 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Sismo de 7.1 se registra en Venezuela y se siente en República Dominicana" [A 7.1 magnitude earthquake struck Venezuela and was felt in the Dominican Republic]. Diario Libre (dalam bahasa Spanyol). 24 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Sube a 5.546 la cifra de muertos por el doble terremoto en Venezuela" (dalam bahasa Spanyol). SwissInfo. 25 Juli 2026. Diakses tanggal 25 Juli 2026.
- ↑ "El Gobierno de Venezuela eleva a unos 235 los muertos y a 4.300 los heridos por terremotos" [Pemerintah Venezuela merevisi jumlah korban tewas akibat gempa bumi menjadi sekitar 235 orang dan jumlah korban luka menjadi 4.300 orang.]. Agencia EFE (dalam bahasa Spanyol). Radio Programas del Perú. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ Singer, Florantonia (2 Juli 2026). "Más de 28.000 venezolanos tienen casas en peligro de derrumbe: "Volver me da mucho susto"" [More than 28,000 Venezuelans have homes in danger of collapse: “Going back scares me a lot”] (dalam bahasa Spanyol). El País. Diakses tanggal 2 Juli 2026.
- ↑ "Venezuela earthquakes latest: 'The pain is unimaginable' – desperate search for survivors continues". Sky News. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ Sequera, Vivian; Armas, Mayela (25 Juni 2026). "Thousands feared dead after two major earthquakes strike Venezuela" [Ribuan orang dikhawatirkan tewas setelah dua gempa besar mengguncang Venezuela]. Reuters. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela eleva a 5.069 los muertos por los terremotos del 24 de junio, pero no da cifra oficial de desaparecidos". La Razón (dalam bahasa Spanyol). 18 Juli 2026. Diakses tanggal 18 Juli 2026.
- ↑ "Los equipos de rescate peinan los escombros del terremoto de Venezuela en busca de miles de desaparecidos" (dalam bahasa Spanyol). Yahoo News. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "Over 50,000 people missing after Venezuela quakes, UN aid chief tells AFP". The Straits Times. Agence France-Presse. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "Venezuelans newly deported from US missing after hotel collapse". The Guardian. Associated Press. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ Colomé, Carla Gloria (3 Juli 2026). "Una madre venezolana a Estados Unidos: "Necesito que los próximos deportados sean tratados como personas"" [A Venezuelan mother in the United States: “I need the next deportees to be treated like people.”] (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 3 Juli 2026.
- ↑ "Chinese death toll in Venezuela earthquakes rises to 8". China Daily. Xinhua News Agency. 28 Juni 2026. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ "Sisma Venezuela, salvato un 11enne. Bilancio: 1.400 morti e 50mila dispersi" [Venezuela earthquake: 11-year-old rescued. Death toll: 1,400, 50,000 missing] (dalam bahasa Italia). Sky TG24. 28 Juni 2026. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ Dote, Sebastián (29 Juni 2026). "Terremotos en Venezuela: suben a tres los chilenos fallecidos" [Earthquakes in Venezuela: Death toll of Chileans rises to three] (dalam bahasa Spanyol). El País. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ Caiza, Evelin (5 Juli 2026). "Llegan a Ecuador los restos de tres compatriotas fallecidos en los terremotos de Venezuela" [The remains of three citizens who died in the earthquakes in Venezuela arrive in Ecuador]. Teleamazonas (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 7 Juli 2026.
- ↑ Amâncio, Túlio; Cunha, Marcela; Matoso, Filipe; Ferreira, Afonso (25 Juni 2026). "Itamaraty confirma morte de dois brasileiros após terremotos na Venezuela" [Itamaraty confirms the death of two Brazilians after earthquakes in Venezuela] (dalam bahasa Portugis). G1. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ Cerón, José (27 Juni 2026). "Muere dominicana en los terremotos de Venezuela, según autoridades" [Dominican woman dies in Venezuela earthquakes, according to authorities] (dalam bahasa Spanyol). Infobae. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "La Habana confirma el primer cubano muerto en terremotos de Venezuela" [Havana confirms first Cuban death in Venezuelan earthquakes] (dalam bahasa Spanyol). El Universal. 29 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "Cancillería confirmó el fallecimiento de un uruguayo en los terremotos de Venezuela" [The Foreign Ministry confirmed the death of a Uruguayan citizen in the Venezuelan earthquakes] (dalam bahasa Spanyol). Montevideo Portal. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela: numerosos extranjeros víctimas de los terremotos" [Venezuela: Numerous foreigners are victims of the earthquakes] (dalam bahasa Spanyol). DW News. Agence France-Presse, Agencia EFE. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "Séismes au Venezuela: 45 Franco-Vénézuéliens tués, 50 Français disparus" [45 French-Venezuelans dual nationals dead, 50 French among the missing.] (dalam bahasa Prancis). BFM TV. 2 Juli 2026. Diakses tanggal 2 Juli 2026.
- ↑ "Equipo colombiano rescata con vida a niño de 11 años atrapado tras los terremotos en Venezuela" [Colombian team rescues 11-year-old boy alive after earthquakes in Venezuela] (dalam bahasa Spanyol). La Razón. 28 Juni 2026. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ "Albares eleva a 152 el número de españoles desaparecidos y confirma la cifra de nueve muertos" [Albares raises the number of missing Spaniards to 152 and confirms the death toll of nine] (dalam bahasa Spanyol). El Mundo. 29 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ Stopansky, Melisa (29 Juni 2026). "El gobierno confirmó la muerte de 6 argentinos tras los terremotos en Venezuela y mantiene la búsqueda de 3 desaparecidos" [The government confirmed the deaths of 6 Argentinians following the earthquakes in Venezuela and continues the search for 3 missing people] (dalam bahasa Spanyol). Diario Uno. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ Aliieva, Elmira; Williams, Abigail (30 Juni 2026). "Time is running out to rescue those trapped in Venezuela, officials say". NBC News. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "32 muertos y La Guaira como zona de desastre, el balance de Delcy Rodríguez por terremotos en Venezuela". El Universo (dalam bahasa Spanyol). 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Powerful back-to-back earthquakes strike Venezuela, collapsing buildings in Caracas". BBC News. 24 Juni 2026. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
- ↑ "Major earthquake hits Venezuela; heavy damage reported". BNO News. 24 Juni 2026. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
- ↑ "Buildings collapse in Caracas after powerful earthquakes rock Venezuela". BBC News. 25 Juni 2026.
- ↑ Hopkins, Jessica (26 Juni 2026). "Soccer player Yimvert Berroterán dies in Venezuelan earthquakes". The New York Times. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "Así fue la última publicación que hizo la actriz Yorgelis Delgado junto a su hija; la menor sobrevivió a los terremotos en Venezuela". El Heraldo de México (dalam bahasa spanish). Diakses tanggal 28 Juni 2026. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ↑ "Comisión Delegada de la Asamblea Nacional 2015 anuncia fallecimiento de Milagros Eulate". Diario República (dalam bahasa Spanyol). 25 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "El Gobierno de Canarias confirma la muerte de su delegada en Venezuela, Isabel Jara, víctima del terremoto". elEconomista. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ Redacción (25 Mei 2026). "Richard Peñalver, known for firing on the anti-Chávez march on April 11, 2002, died after being trapped in his home by the earthquake". Venezuela Red Informativa (dalam bahasa Spanyol). Caracas. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "Hallan el cuerpo de la humorista Gabriela Fleritt" [The body of comedian Gabriela Fleritt has been found] (dalam bahasa Spanyol). Diario Primicia. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ Inzillo, Humphrey (26 Juni 2026). "La tragedia de Van Der Dijs: El rock venezolano pierde a una de sus promesas en el terremoto" [The tragedy of Van Der Dijs: Venezuelan rock loses one of its rising stars in the earthquake] (dalam bahasa Spanyol). Rolling Stone. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ "Magnitude 7.1 earthquake rocks Venezuela as buildings shake in Caracas". BBC News. 24 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Juni 2026. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela death toll rises as UN estimates twin quakes wiped 6% of GDP". TRT World. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ Singer, Florantonia (26 Juni 2026). "Ayuda a cuentagotas, una noche en la calle y saqueos en La Guaira, la ciudad venezolana más golpeada por el terremoto" [Aid in dribs and drabs, a night on the street and looting in La Guaira, the Venezuelan city hardest hit by the earthquake] (dalam bahasa Spanyol). El País. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "Twin earthquakes strike Venezuela, in photos". Associated Press. 24 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2026. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela twin quakes kill at least 32, injure more than 700". Channel News Asia. Agence France-Presse. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Asciende a 48 la cifra de fallecidos en Chacao tras los terremotos" [The death toll in Chacao rises to 48 after the earthquakes] (dalam bahasa Spanyol). El Nacional. 29 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "El terremoto en Venezuela, en vivo – Decenas de edificios derrumbados en Caracas" [The earthquake in Venezuela, live – Dozens of buildings collapsed in Caracas]. El País (dalam bahasa Spanyol (Eropa)). 24 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ Fermín, María Victoria; Romero, Simon (24 Juni 2026). "Venezuela Live Updates: 2 Major Earthquakes Hit Country's Center". The New York Times. The New York Times. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
- 1 2 3 "La Guaira, entre edificios destruidos, heridos y pánico por los desaparecidos" [La Guaira, amidst destroyed buildings, injuries, and panic over the missing]. Diario las Américas (dalam bahasa Spanyol). 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela Sets Up 82 Temporary Camps for Earthquake Survivors". Orinoco Tribune. 8 Juli 2026. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
- ↑ Silva, Vanessa (28 Juni 2026). "I hear my son crying beneath the rubble, says Venezuela earthquake survivor". BBC News. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ "Hunt for last signs of life in Venezuela quake zone". The Straits Times. Agence France-Presse. 3 Juli 2026. Diakses tanggal 3 Juli 2026.
- ↑ "Hunt for last signs of life in Venezuela quake zone". The Straits Times. Agence France-Presse. 3 Juli 2026. Diakses tanggal 3 Juli 2026.
- ↑ "Un análisis de la NASA estima que cerca de 59.000 edificios resultaron dañados tras el doble terremoto en Venezuela" [A NASA analysis estimates that approximately 59,000 buildings were damaged following the double earthquake in Venezuela] (dalam bahasa Spanyol). Infobae. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ Blanco, Uriel; Mena, Mary Triny; Humayun, Hira; Montilla, Camille Rodríguez (26 Juni 2026). "The coastal state battered by Venezuela's earthquakes is no stranger to tragedy". CNN. Diakses tanggal 2 Juli 2026.
- ↑ "En el epicentro del terremoto de Venezuela: "Una máquina, por favor. Necesito a mi hermana que está ahí abajo". El País. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ Burke, Garance; Biesecker, Michael; Byron, Tau (27 Juni 2026). "Older buildings and substandard construction left Venezuela vulnerable to earthquakes". Associated Press. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ "La tragedia también llegó a Carayaca: "Estamos abandonados"" [Tragedy has also struck Carayaca: "We are abandoned"] (dalam bahasa Spanyol). El Nacional. 28 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "Terremoto deja edificios colapsados, grietas y daños en varios estados del país" [Earthquake leaves collapsed buildings, cracks and damage in several states across the country]. Tal Cual. 24 Juni 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- ↑ "Más personas sin hogar en Venezuela tras la fuerte réplica en el centro del país; rescate se centra en sobrevivientes". Diario las Américas. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 28 Juni 2026.
- ↑ "Colapso de puente deja incomunicada parcialmente a La Guaira tras nueva réplica sísmica". El Nacional. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "Terremotos en Carabobo: 14 fallecidos, 67 lesionados y al menos 46 viviendas afectadas" (dalam bahasa Spanyol). El País. 26 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "Terremotos dejaron saldo de 13 fallecidos entre Juan José Mora, Puerto Cabello y San Diego" [Earthquakes left 13 dead in Juan José Mora, Puerto Cabello and San Diego]. Notitarde (dalam bahasa Spanyol). 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ Cano, Regina Garcia; Arraez, Juan Pablo (25 Juni 2026). "Back-to-back powerful earthquakes hit Venezuela, causing widespread damage". Associated Press. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Hallan 12 cuerpos entre los escombros de edificio colapsado en Tucacas" [Twelve bodies found in the rubble of a collapsed building in Tucacas] (dalam bahasa Spanyol). El Nacional. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ "Yaracuy tras los sismos: viviendas colapsadas, escombros y miedo". Nueva Prensa Digital. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela – Municipality-Level Damage Assessment and Damaged Buildings (29 June 2026 0700 EST)". PDC. ReliefWeb. 1 Juli 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- ↑ "MSN". www.msn.com. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ Phillips, Tom; Montilla, Camille Rodríguez (25 Juni 2026). "Venezuela earthquake: powerful back-to-back quakes collapse buildings in capital Caracas". The Guardian. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "MSN". www.msn.com. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "On the streets and in hospitals, Venezuelans scramble to save lives after quake". Reuters. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela races to rescue hundreds trapped in rubble after major twin earthquakes". Reuters. The Straits Times. 26 Juni 2026. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- 1 2 Janetsky, Megan; Hughes, Eléonore (26 Juni 2026). "Venezuelans hope online posts will bring news of missing after devastating earthquakes". Associated Press. Diakses tanggal 26 Juni 2026.
- ↑ "Frustration grows in Venezuela as earthquake death toll reaches 1,430". The Korea Times. Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "3.681 rescatistas de 30 países perticipan en labores de búsqueda en zonas afetadas" [3,681 rescuers from 30 countries are participating in search efforts in affected areas] (dalam bahasa Spanyol). Agencia Venezolana de Noticias. 29 Juni 2026. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela quake death toll nears 1,500 as rescue work goes on". Channel News Asia. Reuters. 29 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ "La Guaira colapsa entre la gente que llegó a apoyar y el desespero por ayuda de los afectados por los terremotos" [La Guaira is overwhelmed by the influx of people offering support and the desperate pleas for help from those affected by the earthquakes] (dalam bahasa Spanyol). Agencia EFE. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "El gobierno venezolano militariza La Guaira y restringe el acceso: sólo se puede entrar con código QR" [The Venezuelan government militarizes La Guaira and restricts access: entry is only permitted with a QR code] (dalam bahasa Spanyol). Clarín. 27 Juni 2026. Diakses tanggal 27 Juni 2026.
- ↑ "¿Cuántas personas se estima que había en La Guaira al momento de la tragedia? Esto dijo Jorge Rodríguez" [How many people are estimated to have been in La Guaira at the time of the tragedy? This is what Jorge Rodríguez said] (dalam bahasa Spanyol). Notitarde. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- ↑ "¿Cuántas personas se estima que había en La Guaira al momento de la tragedia? Esto dijo Jorge Rodríguez" [How many people are estimated to have been in La Guaira at the time of the tragedy? This is what Jorge Rodríguez said] (dalam bahasa Spanyol). Notitarde. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.
- ↑ "Venezuela quake death toll reaches 1,450 as rescue work goes on". The Straits Times. Reuters. 29 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2026. Diakses tanggal 29 Juni 2026.
- ↑ Martín, María (30 Juni 2026). "Grief turns to rage amid the rubble of Venezuela's earthquake zone". El País. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ Martín, María (30 Juni 2026). "Grief turns to rage amid the rubble of Venezuela's earthquake zone". El País. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ "Denuncian que la falta de maquinaria pesada complica las labores de rescate en Venezuela: "Se burlan de nosotros"" [They denounce that the lack of heavy machinery complicates rescue efforts in Venezuela: "They are mocking us."] (dalam bahasa Spanyol). Infobae. 30 Juni 2026. Diakses tanggal 30 Juni 2026.
- ↑ "Se Activa Estado de Emergencia en Venezuela tras Doble Terremoto Hoy: Delcy Rodríguez" [State of Emergency Activated in Venezuela After Double Earthquake Today: Delcy Rodríguez]. N+ (dalam bahasa Spanyol). 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ Buschschlüter, Vanessa (25 Juni 2026). "Several Venezuelan states affected, interior minister says". Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Delcy Rodríguez declaró el estado de emergencia en Venezuela tras los dos terremotos que sacudieron al país". Infobae. 24 Juni 2026.
- ↑ "Rescue work under way after quakes rock Venezuela, 'high casualties' likely". The Straits Times. Reuters. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Rescue work under way after quakes rock Venezuela, 'high casualties' likely". The Straits Times. Reuters. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Un doble terremoto sacude el norte de Venezuela y deja al menos 164 muertos y casi un millar de heridos" [A double earthquake shakes northern Venezuela, leaving at least 164 dead and nearly a thousand injured]. El Boletín (dalam bahasa Spanyol). 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Delcy Rodríguez declaró el estado de emergencia en Venezuela tras los dos terremotos que sacudieron al país". Infobae. 24 Juni 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
- ↑ "Venezuela declares state of emergency after back-to-back earthquakes leave scores dead". France 24. 25 Juni 2026.
- ↑ "Strong earthquake rocks Venezuela capital". Reuters. 24 Juni 2026. Diakses tanggal 24 Juni 2026.
Pranala luar
- Halaman utama ReliefWeb dari peristiwa ini.
- AcopioVE: Mapa de centros de acopio (Map of donation collection centers)