Format Normandia (bahasa Prancis:Format Normandiecode: fr is deprecated ), juga dikenal sebagai kelompok kontak Normandia atau Normandy Four, adalah pengelompokan negara-negara yang bertemu antara tahun 2014 dan 2022 dalam upaya untuk menyelesaikan perang di Donbas dan Perang Rusia-Ukraina yang lebih luas. Keempat negara yang membentuk kelompok tersebut—Jerman, Rusia, Ukraina, dan Prancis—pertama kali bertemu secara informal pada tahun 2014 selama peringatan 70 tahun perayaan D-Day di Normandia, Prancis.[1] Kelompok tersebut memiliki peran penting dalam memediasi perjanjian Minsk antara tahun 2014 dan 2015 sementara pertemuan selanjutnya pada tahun 2022 gagal meredakan ketegangan yang meningkat sebelum invasi Rusia ke Ukraina.
Sejarah
Format Normandia didahului oleh Pernyataan Bersama Jenewa (Perjanjian), yang ditandatangani oleh Ukraina, Rusia, Uni Eropa, dan Amerika Serikat pada bulan April 2014. Seperti yang ditulis Paul D'Anieri, "Dalam interpretasi Rusia, perjanjian ini mewajibkan pemerintah Ukraina untuk menahan diri dari penggunaan kekerasan terhadap separatis. Kedua, Rusia melakukan intervensi dalam proses konstitusional Ukraina, di mana Rusia sangat mendukung desentralisasi. Ketiga, Rusia menangani krisis ini sebagai konflik internal Ukraina, Rusia sendiri tidak memiliki kewajiban apa pun".[2]
Kelompok tersebut, dibandingkan dengan proses Jenewa sebelumnya, tidak mengikutsertakan Amerika Serikat. Perkembangan ini digambarkan oleh para pengamat sebagai sesuatu yang menguntungkan Rusia dan membantu "memisahkan" Eropa dari AS.[2] Format tersebut terutama dijalankan melalui panggilan telepon antara para pemimpin dan menteri luar negeri, dengan pertemuan yang kadang-kadang terjadi antara keempat pemimpin. Pertemuan Format Normandia terkadang mengikutsertakan Belarus, Italia, dan Britania Raya.[3][4]