Biografi
Kehidupan awal dan pendidikan
Karl Ferdinand Braun dilahirkan pada 6 Juni 1850 di Fulda, Jerman. Ayahnya adalah seorang pegawai pengadilan. Braun belajar di Universitas Marburg dan meraih gelar doktor di Universitas Berlin pada tahun 1872.
Antara tahun 1872 hingga 1885, ia menjadi guru fisika di sekolah menengah di Leipzig, sebelum menjadi dosen dan profesor di Marburg, Strasbourg, dan Karlsruhe. Pada tahun 1895, ia diangkat menjadi direktur Lembaga Fisika dan profesor fisika di Universitas Strasbourg.
Penemuan dan kontribusi ilmiah
Pada tahun 1897, Braun menciptakan osiloskop tabung sinar katode pertama. Tabung gambar ini mampu menampilkan sinyal listrik dalam bentuk visual (seperti gelombang sinus). Teknologi ini kemudian menjadi dasar pengembangan monitor komputer, layar televisi, hingga peralatan medis dan radar. Di negara penutur bahasa Jerman, tabung ini dikenal sebagai Braunsche Röhre (dan di Jepang dikenal sebagai Buraun-kan).
Selain tabung sinar katode, Braun juga menemukan efek penyearah pada semikonduktor yang menjadi fondasi bagi elektronika modern, serta merintis pengembangan pirometer listrik untuk mengukur suhu tinggi. Bersama Siemens, ia juga mendirikan perusahaan Telefunken di Berlin.
Pada kurun 1905–1909, Braun bersama Guglielmo Marconi membantu mengembangkan sistem telegraf nirkabel. Braun memecahkan masalah keterbatasan jangkauan sinyal dengan menambahkan sirkuit osilasi tertutup yang memperkuat daya pemancar. Atas jasanya dalam pengembangan telegrafi nirkabel, Braun dan Marconi dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1909.
Tahun-tahun terakhir
Pada tahun 1911, Braun membangun stasiun nirkabel di Sayville, Long Island. Pada tahun 1914, ia bekerja sama dengan Count Zeppelin untuk mengembangkan navigasi radio penerbangan.
Pada bulan Desember 1914, Braun pergi ke Amerika Serikat untuk menjadi saksi ahli dalam sengketa hak paten stasiun nirkabel di Sayville dengan Marconi Corporation. Namun, ketika Perang Dunia I meletus dan Amerika Serikat terlibat dalam perang, Braun tidak dapat kembali ke Jerman. Ia terpaksa menetap di Brooklyn, New York, hingga meninggal dunia pada 20 April 1918. Sebelum wafat, ia sempat menulis buku berjudul Der Junge Mathematiker und Naturforscher.