Ia termasuk salah satu tokoh pendiri Partai Bulan Bintang (PBB) bersama tokoh lainnya antara lain Yusril Ihza Mahendra, Fadli Zon, M.S. Kaban, Mestika Zen dan Hartono Mardjono pada tahun 1998.[2] Karena beberapa sebab, akhirnya Farid keluar dari PBB dan pindah ke Partai Demokrat. Ia menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat periode tahun 2010 sampai 2014 Ia juga pernah mendaftar menjadi calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2012. Keikutsertaan Farid menjadi calon anggota BPK menimbulkan kontroversi, karena banyak pihak menganggap Farid adalah orang titipan Presiden RISusilo Bambang Yudhoyono.