Sesungguhnya pernikahan itu memberikan Wangsa Barcelona kepentingan luas di dalam Ositania dan memasukkannya ke dalam konflik dengan para comte Toulouse, dengan siapa sebuah partisi Provence ditandatangani pada tahun 1125, tak lama setelah kematian Dulce. Kematiannya menandai periode ketidakstabilan di Provence. Sebuah cabang kadet Wangsa Barcelona didirikan untuk memerintah, tetapi sengketa suksesi mengakibatkan Pertempuran Baussenque (1144–1162), yang diakhiri dengan kemenangan Provençal. Keturunan Dulce dan Ramón Berenguer terus memerintah Provence sampai kematian Beatrice dari Provence pada tahun 1267.
Keturunannya dengan Ramón Berenguer adalah sebagai berikut: