'Dukungan sosial adalah informasi atau umpan balik dari orang lain yang menunjukkan bahwa seseorang dicintai dan diperhatikan, dihargai, dan dihormati, serta dilibatkan dalam jaringan komunikasi dan kewajiban yang timbal balik.[1]
Pemberian empati, perhatian, kasih sayang, cinta, kepercayaan, penerimaan, keintiman, dorongan, atau kepedulian.[5][6] Intinya melibatkan kehangatan dan pengasuhan sebagai sumber dari dukungan sosial.[7] Memberikan dukungan emosional bertujuan agar sang peneriman dukungan merasakan bahwa dirinya berharga.[6] Dukungan ini juga disebut sebagai "esteem support" atau "appraisal support."[8]
Tangible support
Pemberian bantuan keuangan, barang, ataupun layanan.[9][10] Disebut juga "instrumental support", bentuk dukungan ini menggunakan materi untuk memberikan bantuan secara nyata (fisik) dan langsung kepada yang membutuhkan.[5]
Informational support
Pemberian nasihat, tuntunan, anjuran, atau informasi berguna bagi seseorang.[8][11] Jenis informasi ini dapat menyelesaikan masalah orang lain.[5][12]
Companionship support
Jenis dukungan yang memberikan perasaan diterima menjadi bagian suatu kelompok dan rasa kebersamaan (disebut juga "belonging support").[8] Ini berupa menghadirkan teman untuk melakukan aktivitas sosial.[13]
Referensi
↑Czyz, Ewa K.; Liu, Zhuqing; King, Cheryl A. (Maret 2012). "Social Connectedness and One-Year Trajectories Among Suicidal Adolescents Following Psychiatric Hospitalization". Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology (dalam bahasa Inggris). 41 (2): 226. doi:https://doi.org/10.1080/15374416.2012.651998.; ; ;
↑Wills, T.A. (1991). Margaret, Clark (ed.). "Social support and interpersonal relationships". Prosocial Behavior, Review of Personality and Social Psychology. 12: 265–289.
↑Wills, T.A. (1985). "Supportive functions of interpersonal relationships". Dalam S. Cohen; L. Syme (ed.). Social support and health. Orlando, FL: Academic Press. hlm.61–82.
↑Taylor, S.E. (2011). "Social support: A Review". Dalam M.S. Friedman (ed.). The Handbook of Health Psychology. New York, NY: Oxford University Press. hlm.189–214.
↑Heaney, C.A., & Israel, B.A. (2008). "Social networks and social support". Dalam Glanz, K.; Rimer, B.K.; Viswanath, K. (ed.). Health Behavior and Health Education: Theory, Research, and Practice (Edisi 4th). San Francisco, CA: Jossey-Bass. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)