Daunnya tersusun dalam bentuk roset dan umumnya menghasilkan planlet, yang lama-kelamaan membentuk rumpun besar dengan lebar bisa lebih dari 1 ft (0,3 m). Petiola berwarna hijau yang muncul dari tengah roset biasanya berukuran lebar 3–5 mm, namun bisa bervariasi. Daun karnivora berwarna merah di ujung petiola berukuran kecil dan bulat, dengan sebagian besar terletak di permukaan tanah. Perbungaannya memiliki panjang 18 cm (7 in) dengan bunga berwarna putih yang dihasilkan dari bulan April hingga Mei.[1][2][3][4] Tumbuhan ini memiliki jumlah kromosom diploid2n = 12.[5]
Persebaran dan habitat
Drosera dilatatopetiolaris ditemukan di tanah berpasir yang lembap di dataran yang lebih tinggi daripada tempat ditemukannya Drosera petiolaris. Tumbuhan ini merupakan tanaman asli di daerah pesisir dekat Darwin di Wilayah Utara dan wilayah Kimberley bagian utara di Australia Barat.[1][3][4]
Sejarah botani
Tumbuhan ini pertama kali diakui dan diilustrasikan oleh Ludwig Diels dalam monografnya tahun 1906 tentang Droseraceae, namun tidak dideskripsikan secara resmi hingga tahun 1984 ketika Katsuhiko Kondo menulis tiga spesies baru dalam kompleks Drosera petiolaris.[1] Ejaan asli dari epitet spesifiknya adalah dilatato-petiolaris, namun tanda hubung tersebut kini dihapus sesuai dengan Pasal 60.11 dari Kode Internasional Nomenklatur.[6]