Distrik Dehradun (Hindi: [d̪eːɦɾaːd̪uːn]) adalah sebuah distrik di Garhwal yang merupakan bagian dari negara bagian Uttarakhand di India utara. Pusat pemerintahan distrik berada di Dehradun, yang juga menjadi ibu kota sementara Uttarakhand sejak pembentukannya pada tahun 2000.[1] Distrik ini memiliki 6 tehsil, 6 blok pengembangan komunitas, 17 kota dan 764 desa berpenghuni, serta 18 desa tidak berpenghuni. Pada 2011, distrik ini menjadi distrik dengan populasi terbesar kedua di Uttarakhand dari total 13 distrik setelah Haridwar. Distrik Dehradun juga mencakup kota-kota penting seperti Rishikesh, Mussoorie, Landour, dan Chakrata. Wilayah distrik membentang dari Sungai Gangga di timur hingga Sungai Yamuna di barat, dan dari Terai dan Shivalik di selatan dan tenggara hingga Great Himalaya di barat laut. Pada masa British Raj, nama resmi distrik ini adalah Dehra Dun. Pada 1842, Dun digabungkan ke distrik Saharanpur dan ditempatkan di bawah seorang pejabat bawahan Collector distrik tersebut, tetapi sejak 1871 wilayah ini dikelola sebagai distrik terpisah.[2]
Dehradun berjarak 230 km dari ibu kota nasional, Delhi. Badan Minyak dan Gas Alam Nasional, Survey of India, dan banyak institusi pendidikan seperti Doon University, Uttarakhand Technical Institute, Indian Institute of Petroleum, Uttaranchal University, Forest Research Institute, Wildlife Institute of India, Rashtriya Indian Military College dan Indian Military Academy juga berada di sini. Beras basmati, teh, dan kebun leci merupakan hasil pertanian utama.[3]
Wilayah ini direbut sebagai rampasan perang dari Maharaja Tehri-Garhwal akibat Perang Gurkha 1814–1816 dan secara administratif digabungkan dengan distrik Saharanpur di selatan yang sudah berada di bawah kendali Inggris.[4]
Sejarah
Dehradun mencakup berbagai kisah dan budaya Purana. Ramayana menyebutkan bahwa Rama bersama saudaranya Laksmana datang ke daerah ini setelah mengalahkan Ravana, raja Rakshasa dari Lanka. Wilayah ini juga dikaitkan dengan Dronacharya, guru para Kaurava dan Pandawa dalam Mahabharata. Wilayah Rishikesh disebut dalam Skanda Purana sebagai tempat yang diberikan kepada para resi oleh Wisnu setelah membunuh asura Madhu-Kaitabha dan para pengikut mereka yang menindas para resi. Kuil kuno, arca, dan peninggalan arkeologis ditemukan di lokasi-lokasi di dalam dan sekitar wilayah yang disebut dalam Ramayana dan Mahabharata. Peninggalan tersebut diperkirakan berusia sekitar 2000 tahun.[2]