Dispersi samudraJalur kolonisasi Theridion grallator melalui kepulauan Hawaii timur.
Dispersi samudra adalah sejenis penyebaran biologis yang terjadi ketika organisme darat berpindah dari satu massa daratan ke massa daratan lainnya dengan menyebrangi laut. Jelajah pulau (island hopping) adalah penyebrangan laut oleh serangkaian penyebrangan-penyebrangan kecil melalui pulau-pulau, alih-alih satu penyebrangan tunggal ke tempat tujuan. Umumnya, hal ini terjadi melalui rakit vegetasi mengambang besar seperti yang tampak mengambang di sungai-sungai besar di wilayah tropis, mengarah ke laut, umumnya membawa hewan-hewan yang terjebak.[1] Dispersi melalui rakit semacam itu terkadang dikenal sebagai rafting event.[2] Kolonisasi massa daratan oleh tumbuhan juga terjadi melalui dispersi samudra jarak jauh oleh biij-biji terapung.[3]
Salah satu contoh dari peristiwa ini adalah kolonisasi massa daratan terisolasi oleh mamalia, seperti Madagaskar, yang telah terisolasi selama sekitar 120 juta tahun, dan Amerika Selatan, yang terisolasi selama sebagian besar masa Kenozoikum. Kedua massa daratan tampaknya kedatangan primata melalui mekanisme ini. Menurut bukti genetik, leluhur bersama semua lemur Madagaskar tampaknya menyebrangi Selat Mozambik melalui rakit antara 50 dan 60 juta tahun lalu.[4][5][6]