Oposum biasa (Didelphis marsupialis), juga disebut oposum selatan atau oposum bertelinga hitam[1] atau gambá, dan kadang-kadang disebut possum, adalah spesies marsupial yang hidup dari timur laut Meksiko hingga Bolivia (mencapai pantai Samudra Pasifik bagian selatan hingga pesisir tengah Peru), termasuk Trinidad dan Tobago serta Kepulauan Windward di Karibia,[1] tempat hewan ini disebut manicou.[2] Hewan ini lebih menyukai kawasan berhutan, tetapi juga dapat hidup di ladang maupun di kota.
Habitat
Oposum ini ditemukan di hutan tropis dan subtropis, baik hutan primer maupun sekunder, pada ketinggian hingga 2.200 meter.[1] Mereka memanfaatkan berbagai jenis lokasi untuk sarang. Umumnya, mereka membuat sarang di lubang pohon; namun mereka juga dapat menggali liang atau bersarang di tempat gelap apa pun jika tidak ada lokasi lain yang cocok (yang sering membuat mereka bermasalah dengan manusia). Oposum senang beristirahat di bawah tanah, tetapi tidak menghabiskan banyak waktu di bawah tanah saat musim kemarau.[3] Pemangsa umum oposum ini adalah manusia, hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, serta burung.[4] Ketika berada dalam bahaya, mereka akan berpura-pura mati, perilaku yang disebut 'playing possum'.[5]
Perilaku
Aktivitas mereka terutama berlangsung pada malam hari dan di tanah, dengan sedikit eksplorasi serta pembuatan sarang di pepohonan. Di luar masa kawin, mereka biasanya hidup soliter. Wilayah jelajah oposum jantan (jarak yang ditempuh pada malam hari) dapat bervariasi ukurannya antara musim hujan dan musim kemarau, sementara betina memiliki wilayah yang lebih tetap ketika sedang bereproduksi.[3] Oposum jantan paling aktif antara pukul 11 malam hingga 3 dini hari.[6] Mereka dianggap hama karena perilaku mereka yang agak mirip rakun: mengobrak-abrik tempat sampah, bersarang di lokasi yang tidak semestinya, dan menimbulkan kekacauan bila masuk ke ruang hunian manusia, sehingga mereka sering dijebak dan dibunuh. Oposum tidak diketahui bersifat teritorial.[3] Oposum ramping umum ini menjadi inang parasit usus dari kelompok acanthocephala, Gigantorhynchus lutzi.[7]
Betina akan memiliki lima hingga sembilan anak antara satu hingga tiga kali per tahun setelah mencapai kematangan. Induk membesarkan anak-anaknya seorang diri. Oposum ini dapat kawin hampir sepanjang tahun. Mereka tidak kawin untuk seumur hidup.[8]
123Sunquist, Mel E.; Austad, Steven N.; Sunquist, Fiona (1987). "Movement Patterns and Home Range in the Common Opossum (Didelphis marsupialis)". Journal of Mammalogy. 68 (1): 173–176. doi:10.2307/1381069. ISSN 0022-2372. JSTOR 1381069.
↑MedellÃn, Rodrigo A. (2004). Michael Hutchins (ed.). Didelphimorphia (New World Opossums). Vol. 12 : Mammals I, Gale (Edisi 2nd). Gale eBooks. hlm. 249–265. Grzimek's Animal Life Encyclopedia