Ruang-ruang yang dinamai menurut namanya di Berkeley dan Hopkins merupakan bentuk penghormatan atas pengabdiannya. Ia juga merupakan salah satu pendiri Russell Trust Association, yang mengelola urusan bisnis perkumpulan Skull and Bones di Yale. Gilman menjabat selama dua puluh lima tahun sebagai presiden Johns Hopkins; pelantikannya pada tahun 1876 disebut-sebut menandai “titik awal pendidikan pascasarjana di Amerika Serikat.”[3]
Biografi
Daniel Coit Gilman lahir di Norwich, Connecticut,[4] sebagai putra Eliza (Coit) dan William Charles Gilman, seorang pemilik pabrik yang berasal dari keluarga mapan di New England. Melalui garis keturunan ayah dan ibunya, Gilman merupakan keturunan beberapa tokoh pendiri awal Amerika kolonial: Edward Gilman, salah satu pemukim pertama Exeter, New Hampshire; Thomas Dudley, gubernur Koloni Teluk Massachusetts dan salah satu pendiri Harvard College; serta Thomas Adgate, pendiri kota Norwich pada tahun 1659.[4] Latar belakang keluarga yang kuat dalam tradisi intelektual dan pelayanan publik ini turut membentuk arah kehidupan Gilman sebagai pendidik dan pembaharu pendidikan tinggi.
Gilman menyelesaikan pendidikan sarjananya di Yale College pada tahun 1852, memperoleh gelar dalam bidang geografi.[4] Semasa studi di Yale, ia menjalin persahabatan erat dengan Andrew Dickson White—rekannya satu angkatan yang kemudian menjadi presiden pertama Cornell University. Kedua tokoh ini tidak hanya berbagi aspirasi akademik, tetapi juga keanggotaan dalam perkumpulan rahasia Skull and Bones, yang pada masa itu menjadi pusat jaringan sosial dan intelektual mahasiswa Yale. Setelah lulus, mereka melakukan perjalanan bersama ke Eropa, sebuah pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam dan memperkuat hubungan pribadi serta intelektual mereka sepanjang hidup. Gilman juga merupakan anggota fraternitas Alpha Delta Phi, yang memperluas jejaring akademik dan sosialnya di kampus.
Keterlibatan Gilman dalam Skull and Bones berlanjut setelah masa kuliah ketika ia menjadi salah satu pendiri Russell Trust Association, lembaga yang kemudian menjadi fondasi administratif dan keuangan perkumpulan tersebut. Setelah kembali ke Amerika Serikat dari penugasan sebagai attaché pada legasi Amerika Serikat di St. Petersburg, Rusia (1853–1855), Gilman kembali aktif di Yale. Ia memainkan peran penting dalam perencanaan dan penggalangan dana untuk pendirian Sheffield Scientific School—sebuah langkah awal dalam transformasi Yale menjadi institusi modern yang lebih berorientasi pada penelitian ilmiah dan pendidikan profesional.
Pada masa awal kariernya, Gilman sempat mempertimbangkan untuk memasuki dunia pelayanan gereja. Ia bahkan memperoleh lisensi untuk berkhotbah, mencerminkan minatnya pada kehidupan moral dan spiritual. Namun, setelah mempertimbangkan panggilan dan bakat intelektualnya, ia akhirnya memilih jalur pendidikan sebagai arena utama pengabdiannya.[5] Keputusan ini membuka jalan menuju kontribusi besar Gilman pada reformasi pendidikan tinggi di Amerika Serikat, yang kelak berpuncak pada peran pentingnya dalam pendirian dan pengembangan Johns Hopkins University.
123Fabian Franklin (1910). The Life of Daniel Coit Gilman (dalam bahasa English). New York Public Library. Dodd, Mead and Company. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)