Complex Networks adalah perusahaan media dan hiburan Amerika untuk budaya masa muda yang berpusat di Kota New York.[5] Perusahaan ini didirikan sebagai majalah dwibulanan, Complex, oleh perancang busana Marc Eckō.[6][7][8] Complex Networks melaporkan tren populer dan yang sedang berkembang dalam gaya, sepatu kets, makanan, musik, olahraga, dan budaya populer.[9] Complex Networks menjangkau lebih dari 90 juta pengguna unik per bulan pada tahun 2013[10] melalui situs milik dan operasinya sendiri, situs mitra, media sosial, serta kanal YouTube.[11][12] Majalah cetaknya berhenti terbit setelah edisi Desember 2016/Januari 2017.[13] Saat ini, Complex memiliki 6,02 juta pelanggan dan total 1,8 miliar tayangan di YouTube.[14] Hingga tahun 2019, pendapatan tahunan perusahaan diperkirakan mencapai US$200 juta, dengan 15% di antaranya berasal dari perdagangan.[15]
Complex Networks dinobatkan oleh Business Insider sebagai salah satu Perusaahan Rintisan Paling Bernilai di New York,[16] serta salah satu Perusahaan Swasta Paling Bernilai di Dunia.[17] Pada tahun 2012, perusahaan tersebut meluncurkan Complex TV, sebuah platform penyiaran daring.
Pada tahun 2016, perusahaan ini menjadi usaha patungan antara Verizon dan Hearst.[18] Selanjutnya pada tahun 2021, BuzzFeed, Inc. mengumumkan akuisisi perusahaan tersebut.[19] Pada tahun 2024, NTWRK mengakuisisi Complex Networks dari BuzzFeed, Inc. seharga $108 juta.[20]
Sejarah
Complex didirikan pada tahun 2002[21] oleh pendiri merek Ecko Unltd., Marc Eckō, sebagai majalah cetak yang ditujukan untuk memberikan laporan terbaru kepada pria muda mengenai hiphop, mode, dan budaya populer tanpa memandang ras.[8] Nama Complex berkembang dari slogan yang dibuat untuk mempromosikan situs web Ecko Unltd.: "Ecko.complex".[22] Gagasannya adalah menciptakan majalah pria yang menggabungkan pakaian jalanan dan sikap hiphop ala Eckō dengan gaya majalah pria Jepang melalui penyediaan panduan konsumen. Hal ini diwujudkan dengan membuat majalah dalam dua bagian: satu majalah tradisional, dan satu lagi panduan belanja.
Pada tahun 2005, Complex bergabung dengan eksekutif penerbitan senior yang kemudian menjadi CEO, Rich Antoniello,[23] serta mantan editor senior majalah Vibe, Noah Callahan-Bever, yang setahun kemudian menjadi pemimpin redaksi dan kepala konten.[24] Pada tahun 2006, Complex mulai menghasilkan keuntungan yang memungkinkan majalah tersebut mempertimbangkan perluasan kehadiran daringnya. Pada April 2007, Complex meluncurkan secara terbatas sebuah jaringan media dengan empat situs web: NahRight, Nice Kicks, SlamxHype, dan MoeJackson.[23]
Complex
Pada September 2007, Complex Networks meluncurkan Complex Media untuk sepenuhnya memanfaatkan tren menuju konten digital.[25] Pada tahun 2010, penjualan iklan tumbuh 154%.[26] Menurut comScore, Complex memperoleh 12 juta kunjungan unik pada Maret 2012. Hal ini mendorong merek-merek besar seperti Coors, AT&T, Ford, McDonald's, Nike, Adidas, dan Apple untuk beriklan dalam jaringan tersebut. Complex kini mencakup lebih dari 100 situs.[8]
Pada tahun 2011, Complex Networks mengakuisisi Pigeons & Planes, blog musik indi dan rap, sehingga jumlah situs mereka menjadi 51 dengan lalu lintas bulanan sebanyak 25 juta pengunjung unik.[27] Pada tahun 2012, Complex meluncurkan Four Pins, situs pakaian pria humoris yang diedit oleh penulis Fuck Yeah Menswear, Lawrence Schlossman;[28] Sneaker Report, situs alas kaki performa;[29] dan First We Feast, situs budaya makanan yang diedit oleh mantan editor makanan Time Out New York, Chris Schonberger.[30] Pada tahun 2013, Complex meluncurkan situs musik dansa Do Androids Dance[31] dan Green Label, situs konten bermerek yang dipersembahkan oleh Mountain Dew.[32] Pada tahun yang sama, Complex juga mengakuisisi majalah dan situs web budaya sneakerheadSole Collector.[33]
Pada 4 November 2013, Complex memperkenalkan logo dan desain sampul baru di Instagram yang akan digunakan secara daring, serta pada edisi sampul Eminem Desember 2013.[34][35]
Pada tahun 2013, Complex bekerja sama dengan Mountain Dew untuk meluncurkan "Green Label", sebuah situs web hiburan dan budaya.[36] Pada tahun 2014, Complex meluncurkan situs web bertema NBA bernama "Triangle Offense" dalam kemitraan dengan Bacardi.[37]
Pada Agustus 2014, Complex Networks menempati peringkat ke-3 di Amerika Serikat dalam survei ComScore mengenai pengunjung unik berusia 18 hingga 34 tahun, dengan 20,3 juta pengunjung dari demografi tersebut per bulan.[38] Pada Januari 2015, perusahaan itu mengumumkan akuisisi Collider, sumber daring untuk film, televisi, berita terkini, konten mendalam, dan tren terbaru. Collider.com menjangkau lebih dari 3 juta pembaca unik bulanan (comScore, Desember 2014) dengan dukungan tim yang terdiri atas sepuluh penulis, termasuk pendiri sekaligus pemimpin redaksi Steve Weintraub. Pada Februari 2018, Complex menjual Collider.com kepada mantan kepala video, Marc Fernandez.[39][40]
Pada tahun 2015, Do Androids Dance digabungkan ke dalam Complex.[41] Pada tahun 2016, Four Pins ditutup.[42]
Pendanaan
Pada tahun 2009, Complex Networks memperoleh pendanaan sebesar $12,8 juta dari Accel Partners dan Austin Ventures.[43] Pada September 2013, perusahaan tersebut mendapatkan pendanaan putaran kedua sebesar $25 juta dari Iconix Brand Group, yang memiliki merek seperti Rocawear, Starter, Eckō Unltd., dan Umbro.[44]
Anak perusahaan Verizon Hearst Media Partners
Pada 18 April 2016, Complex Networks diakuisisi oleh usaha patungan Hearst Communications dan Verizon Communications, yaitu Verizon Hearst Media Partners. Usaha tersebut menekankan tujuan untuk membangun "portofolio merek digital masa depan yang sedang berkembang untuk audiens milenial dan Gen Z", serta mengusulkan agar Complex mengembangkan konten untuk AOL dan go90 milik Verizon.[45]
Setelah gagal memenuhi harapan, pada 29 Juni 2018, Verizon mengumumkan bahwa go90 akan ditutup.[46]
Sampul
Complex sejak awal dikenal karena sampul dua sisi dan format terpisahnya.[47] Sampul-sampul Complex sering menggabungkan selebritas dari dunia musik, film, dan olahraga. Beberapa sampul awal Complex menampilkan Nas (Mei 2002), Tony Hawk dan Xzibit (Juni/Juli 2002), Ludacris dan Dale Earnhardt Jr. (April/Mei 2003), serta Mos Def dan David Bowie (Agustus/September 2003). Pada tahun 2007, Complex memberikan Kim Kardashian sesi pemotretan dan sampul majalah pertamanya.[48]
Sejak saat itu, Complex memperluas konsepnya ke sampul digital interaktif.[49] Pada September 2019, penyanyi rap Amerika Kid Cudi dan perancang Jepang Nigo diwawancarai oleh Complex serta tampil bersama pada sampul digital sambil menceritakan perjalanan karier dan kebangkitan mereka di industri hiburan dan pakaian jalanan.[50][51]
Pada tahun 2024, Complex memasangkan Eminem dengan alter egonya, Slim Shady, pada sampulnya.[52] Sebagai bagian dari peluncuran sampul tersebut, Complex menerbitkan film pendek digital berjudul The Face-Off yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menampilkan percakapan antara Eminem dan Slim Shady.[53] Film pendek itu ditulis oleh CCO Complex, Noah Callahan-Bever dan Marshall Mathers,[54] serta memenangkan dua Webby Awards.[55]
Acara Complex
Complex TV diluncurkan pada tahun 2012 sebagai penyiar daring untuk konten orisinal. Nathan Brown, seorang eksekutif pengembangan dan produksi video berpengalaman, menjabat sebagai manajer umum Complex TV and Video.[56] Pada Desember 2013, anak perusahaan Complex TV, Complex News, diluncurkan dengan fokus pada berita harian.[10][57][58] Pada tahun 2014, Pluto.tv menambahkan Complex Media sebagai mitra konten.[11] Complex Content Studio didukung oleh tim editorial yang terdiri atas 18 orang.[59]
Menurut sumber WNIP, "pada tahun 2016, Complex Networks telah mengalihkan 80% anggaran kontennya ke video dan meluncurkan puluhan acara individual di bawah kanal YouTube Complex serta sejumlah properti sempalan".[60] Pada 10 November 2017, blok serial Complex TV mulai ditayangkan di jaringan televisi kabel Amerika Fuse dengan merek Complex x Fuse.[61][62]
Complex Networks meluncurkan tiga siniar asli pada akhir 2019 bekerja sama dengan perusahaan podcast Swedia Acast. Watch Less, yang membahas topik seperti film dan budaya populer, dipandu oleh Khris Davenport dengan nama samaran "Khal" dan Frazier Tharpe. The Complex Sports Podcast (sebelumnya bernama Load Management), dipandu oleh Zach Frydenlund dengan nama samaran "Chopz", Zion Olojede, dan Adam Caparell, membahas olahraga dan budaya olahraga.[65]The Complex Sneakers Podcast membahas sejarah dan perkembangan terkini budaya sepatu kets, serta dipandu oleh Joe La Puma, Matthew Welty, dan Brendan Dunne.[66]
ComplexCon
Peluncuran dan Pengembangan (2015–2016): ComplexCon, festival dan pameran budaya tahunan, diluncurkan pada tahun 2016 oleh Complex Networks bekerja sama dengan ReedPop.[67] Acara tersebut diciptakan bersama oleh Marc Eckō dan Aaron Levant, dengan menggabungkan pengaruh Complex dalam budaya anak muda dan keahlian penyelenggaraan acara milik Reed Exhibitions.[68] Dirancang sebagai "Pekan Raya Dunia budaya", ComplexCon memadukan musik, seni, mode, makanan, dan teknologi ke dalam pengalaman interaktif.[69] Eckō menyediakan arahan kreatif dan koneksi industri, sementara Levant berfokus pada pelaksanaan dan logistik.[70]
Acara Perdana (2016): ComplexCon pertama diselenggarakan pada 5–6 November 2016 di Long Beach Convention Center dan menarik 35.000 pengunjung.[71] Marc Eckō merekrut Takashi Murakami untuk merancang identitas visual acara dan Pharrell Williams sebagai Direktur Budaya.[72] Acara tersebut menampilkan konser, pameran merek, toko sementara pakaian jalanan, instalasi seni, dan panel diskusi, dengan Eckō memoderasi pembahasan dan membentuk kontennya.[73]
Pada musim semi 2016, acara dua hari pertama diselenggarakan di Long Beach Convention and Entertainment Center di Long Beach, California pada November 2016 dan menampilkan pertunjukan dari Snoop Dogg, Skrillex, Kid Cudi, dan lainnya.[74][75][76] Pada tahun 2019, festival tersebut diselenggarakan dua kali. Acara pertama berlangsung di McCormick Place di Chicago dengan fokus pada seniman, perancang, dan pemusik lokal.[77] Festival kedua berlangsung di lokasi tradisionalnya di Long Beach, California dan menghadirkan Selena Gomez, LL Cool J, Lil Kim, Offset, Kid Cudi, Lil Yachty, Timothée Chalamet, Yara Shahidi, dan Tyga. Acara virtual dan tatap muka tersebut menarik kerumunan besar anak muda yang merasa terhubung dengan berkembangnya budaya pakaian jalanan dan munculnya seniman hiphop baru.[78]
Pada tahun 2024, Complex Networks diakuisisi oleh NTWRK yang dipimpin oleh Aaron Levant, dengan rencana melanjutkan inisiatif pemasaran berbasis pengalaman.[79] Levant mengangkat kembali Noah Callahan-Bever sebagai Kepala Petugas Konten dan mempromosikan Aria Hughes menjadi pemimpin redaksi.[80] Pada tahun yang sama, ComplexCon meluncurkan edisi internasional pertamanya di Hong Kong, disusul pengumuman kembalinya acara tersebut pada tahun 2025.[81]
ComplexCon tetap menjadi acara unggulan bagi Complex Networks dan dikenal karena pengaruhnya terhadap budaya jalanan global melalui perpaduan perdagangan, hiburan, dan keterlibatan komunitas.[82]
Sebagai pengganti ComplexCon selama pandemi Covid-19, Complex Networks meluncurkan festival virtual lima hari bernama "ComplexLand" pada Desember 2020. Permainan tersebut berlangsung dalam format permainan video, yang memungkinkan pengguna untuk dapat mengunjungi toko virtual dan memesan produk yang kemudian dikirim kepada mereka di dunia nyata. Para pemain juga dapat mengakses konten video seperti panel diskusi dan pertunjukan. Acara tersebut mencakup penampilan virtual dari T-Pain, Fat Joe, Lil Yachty, Jack Harlow, dan Donatella Versace. Pengalaman interaktif tersebut dapat diakses melalui peramban web dan dikembangkan oleh Jam3 menggunakan WebGL.[84][85]
Complex Shop
Pada Desember 2019, Complex Networks meluncurkan toko daring bernama Complex Shop. Saat peluncuran, toko tersebut mencakup barang dari 70 merek pakaian berbeda, termasuk beberapa kolaborasi eksklusif.[86]
Toko itu juga menjual merchandisecode: en is deprecated dari berbagai merek dan konten milik Complex.[87]
Complex Shop bermitra dengan Google News Initiative untuk mengukur keterlibatan audiens dan perilaku konsumen.[87] Mereka juga bermitra dengan Neighborhood Spot[88] dan UNION x Dodgers untuk menjual produk bermerek.[89]
Kemitraan merek
Pada tahun 2013, Digiday menyatakan bahwa Complex adalah salah satu penerbit yang "bertindak seperti agensi" berdasarkan konten bermerek dan kemitraan mereknya.[90] Sepanjang tahun 2013 saja, Complex membuat rata-rata 47 konten per bulan atas nama merek-merek besar, termasuk McDonald's, Gillette, Levi's, Toyota, Adidas, dan lainnya.[90] Complex juga bermitra dengan PepsiCo untuk meluncurkan GreenLabel.com, situs gaya hidup bermerek Mountain Dew yang dikelola oleh staf editorial Complex. Green Label saat ini menarik lalu lintas lebih dari dua kali lipat dibandingkan MountainDew.com.[90] Kemudian pada tahun 2013, Complex bekerja sama dengan Dr Pepper dalam seri video yang ditujukan kepada pria muda dan menampilkan produser/penulis lagu The-Dream.[91]
Outstanding Online Journalism - Video or Multimedia
"Stop Killing Us: Black Transgender Women's Lived Experiences"[101]
Kontroversi
Foto Kim Kardashian
Pada tahun 2009, AnimalNewYork.com melaporkan bahwa Complex telah mengunggah versi tanpa penyuntingan digital dari bintang sampul edisi April/Mei, Kim Kardashian. Complex kemudian mengganti gambar yang telah disunting di situs mereka, tetapi versi tanpa penyuntingan itu telanjur menjadi viral. Kardashian menanggapi insiden tersebut di blognya dengan berkata: "Jadi kenapa? Saya punya sedikit selulit. Perempuan bertubuh berlekuk mana yang tidak punya!?"[102] Ia kemudian mengatakan bahwa dirinya "bangga" dengan tubuhnya dan mengunggah foto-foto di balik layar pemotretan tersebut di situs webnya.[103] Insiden itu diliput oleh berbagai publikasi daring termasuk Huffington Post, NY Daily News, Business Insider, Gawker, dan lainnya.[103][104]
Ancaman Wale terhadap staf Complex
Pada 11 Desember 2013, penulis Complex, Insanul Ahmed, menerima telepon dari penyanyi rap Wale yang mengeluhkan bahwa album terbarunya, The Gifted, tidak dimasukkan ke dalam daftar "50 Album Terbaik 2013" versi Complex.[105] Sebagian percakapan tersebut direkam dan dipublikasikan di situs web Complex serta di Complex TV pada 13 Desember. Wale terdengar mengancam: "Siapkan keamanan." Menurut Complex, Wale menolak permintaan untuk bertemu, tetapi pada hari yang sama ia mengunggah video Instagram lucu yang menjadikan situasi tersebut sebagai bahan candaan. Wale kemudian, saat tampil di Hot97, mengatakan bahwa perselisihannya dengan Kid Cudi ada hubungannya dengan pengabaian tersebut, dan bahwa dirinya tidak "memohon kepada hipster Williamsburg" agar menyukai musiknya.[106][107][108][109][110] Wale merujuk pada edisi Oktober/November 2010 Complex ketika Kid Cudi berkata: "Kami tidak suka musikmu." Kutipan tersebut dengan cepat menjadi viral.[111]
↑"MSN". www.msn.com. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
↑Anyanwu, Obi (2020-12-21). "ComplexLand Made Virtual Shopping a Reality". WWD (dalam bahasa Inggris Amerika Serikat). Diakses tanggal 1 April 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)