Ci Bareo atau Cibareno adalah sungai yang berhulu di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, mengalir dari arah utara menuju pesisir selatan Jawa hingga bermuara di Teluk Pelabuhanratu, wilayah perairan Samudera Hindia. Sungai sepanjang 37Â km ini menjadi pembatas wilayah dua provinsi dibagian selatan, antara provinsi Banten dengan Jawa Barat yang dihubungkan oleh jembatan Cibareno di jalur lintas selatan antara Palabuhanratu di sebelah timur dan Bayah di sebelah barat.[3][4]
Hidrologi DAS
Ci Bareo merupakan aliran utama pada sistem daerah aliran sungai (DAS) Cibareo yang memiliki luas sekitar 253 km2 (98 sq mi) dengan bentuk DAS melebar pada bagian hulunya.[1] Topografi pada DAS Cibareo mayoritas merupakan pegunungan, mulai dari wilayah hulu hingga ke muaranya.[4]
Dibagian utara, hulu DAS Cibareo berbatasan dengan hulu DAS Cisadane, hulu DAS Cidurian dan hulu DAS Ciujung dimana ketiganya merupakan kelompok DAS yang mengalirkan alirannya menuju pesisir pantai utara Jawa dan bermuara di wilayah perairan laut Jawa. Di sebelah timur, hulu DAS Cibareo berbatasan dengan hulu DAS Cimandiri dan hulu DAS Cimaja kemudian dari bagian tengah hingga hilirnya dibatasi oleh DAS Cisolok. Ketiganya merupakan kelompok DAS pantai selatan Jawa. Di sebelah barat berbatasan dengan DAS Cisawarna dari hilir hingga ke bagian tengah DAS Cibareo, kemudian dilanjutkan oleh DAS Cimadur pada bagian hulunya.[4]