Artikel ini berisi tentang badan antariksa nasional Republik Rakyat Tiongkok. Untuk badan antariksa nasional Taiwan, lihat Organisasi Antariksa Nasional Taiwan.
Badan Administrasi Antariksa Nasional Tiongkok (Hanzi:国家航天局; Pinyin:Guójiā Hángtiān Jú), atau biasa disingkat CNSA (bahasa Inggris:China National Space Administrationcode: en is deprecated ) adalah badan antariksa nasional Tiongkok. Berkedudukan di Haidian, Beijing, badan ini bertanggung jawab atas program antariksa sipil Tiongkok serta kerja sama antariksa internasional. CNSA merupakan badan nasional di bawah Kementerian Industri dan Teknologi Informasi.[2]
Didirikan pada tahun 1993, CNSA telah mencatatkan sejumlah pencapaian pionir di bidang antariksa bagi Tiongkok meskipun usianya relatif singkat, termasuk menjadi badan antariksa pertama yang mendarat di sisi jauh Bulan dengan misi Chang'e 4, membawa pulang material dari Bulan dengan misi Chang'e 5 dan 6, serta menjadi badan antariksa kedua yang berhasil mendaratkan rover di Mars dengan misi Tianwen-1. Tianwen-2 saat ini sedang menjelajahi asteroid dekat Bumi yang berada pada orbit yang sama, 469219 Kamoʻoalewa, dan direncanakan juga akan menjelajahi asteroid aktif311P/PanSTARRS. Misi ini juga akan mengumpulkan sampel regolith dari Kamoʻoalewa.[3]
Sejarah
CNSA adalah lembaga yang dibentuk pada tahun 1993 ketika Kementerian Industri Dirgantara dibagi menjadi CNSA dan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Lembaga pertama bertugas menangani kebijakan, sedangkan yang kedua bertanggung jawab atas pelaksanaannya. Pengaturan ini ternyata kurang memuaskan, karena kedua lembaga tersebut pada dasarnya merupakan satu lembaga besar yang berbagi personel dan manajemen.[4]
Sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran pada tahun 1998, CASC dibagi menjadi sejumlah badan usaha milik negara yang lebih kecil. Tujuannya tampaknya adalah untuk menciptakan sistem yang mirip dengan pengadaan militer di negara-negara Barat, di mana lembaga pemerintah pusat membeli layanan dari entitas yang lebih kecil.[4]
Sejak disahkannya Amandemen Wolf pada tahun 2011, NASA telah dipaksa oleh Kongres untuk menerapkan kebijakan pengecualian yang telah lama berlaku terhadap CNSA, meskipun kebijakan ini kadang-kadang dapat diatasi.[5]
Pada tahun 2021, Tiongkok mulai membangun Stasiun Luar Angkasa Tiangong, yang terdiri dari tiga modul yang diperuntukkan bagi awak, kargo, dan penelitian. Pembangunannya selesai pada akhir tahun 2022, dan ada rencana untuk menambahkan tiga modul lagi.[6]
Fungsi
CNSA didirikan sebagai lembaga pemerintah untuk mengembangkan dan memenuhi kewajiban internasional Tiongkok, dengan persetujuan dari Kongres Rakyat Nasional Tiongkok (NPC) ke-8. NPC ke-9 menetapkan CNSA sebagai bagian internal dari Komisi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Industri untuk Pertahanan Nasional (COSTIND). CNSA memikul tanggung jawab utama sebagai berikut: menandatangani perjanjian pemerintah di bidang antariksa atas nama organisasi, pertukaran ilmiah dan teknis antar pemerintah; serta bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan antariksa nasional dan pengelolaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri antariksa nasional.
Tiongkok telah menandatangani perjanjian kerja sama antariksa antar-pemerintah dengan Argentina, Brasil, Chili, Prancis, Jerman, India, Italia, Pakistan, Rusia, Ukraina, Britania Raya, Amerika Serikat, dan beberapa negara lainnya. Prestasi signifikan[yang mana?] telah dicapai dalam pertukaran dan kerja sama bilateral, multilateral, serta di bidang teknologi.[4]
Logo CNSA memiliki desain yang mirip dengan logo China Aerospace Science and Technology Corporation.[10] Panah di bagian tengah menyerupai karakter Tionghoa 人 yang berarti "manusia" atau "orang", untuk menegaskan bahwa manusia adalah pusat dari seluruh eksplorasi antariksa. Tiga elips konsentris melambangkan tiga jenis kelajuan lepas (kecepatan minimum yang diperlukan untuk mencapai orbit yang berkelanjutan, untuk melepaskan diri dari sistem Bumi, dan untuk melepaskan diri dari Tata Surya) yang merupakan tonggak penting dalam eksplorasi antariksa. Cincin kedua digambar dengan garis tebal, untuk menunjukkan bahwa Tiongkok telah melewati tahap pertama eksplorasi (sistem Bumi) dan sedang menjalani tahap kedua eksplorasi (di dalam Tata Surya). Karakter 人 berada di atas ketiga cincin tersebut untuk menekankan kemampuan umat manusia untuk melepaskan diri dan menjelajah.
12"Resume of Administrator". China National Space Administration (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 19 January 2014. Diakses tanggal 20 April 2014.