Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Oktober 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Carl Iver Hovland (12 Juni 1912 – 16 April 1961) adalah seorang psikolog asal Amerika Serikat. Ia bekerja di Universitas Yale dan Angkatan Darat Amerika Serikat selama Perang Dunia II untuk mempelajari perubahan sikap dan komunikasi persuasif. Dia pertama kali melaporkan efek tidur setelah mempelajari efek film propagandaFrank CapraWhy We Fight pada tentara di Angkatan Darat. Dalam studi selanjutnya tentang subjek ini, Hovland berkolaborasi dengan Irving Janis yang kemudian menjadi terkenal karena teorinya tentang pemikiran kelompok. Hovland juga mengembangkan teori penilaian sosial tentang perubahan sikap. Carl Hovland berpikir bahwa kemampuan seseorang untuk menolak bujukan oleh kelompok tertentu tergantung pada tingkat kepemilikan anda dalam kelompok tersebut. Carl Hovland termasuk ke dalam pemikir ilmu komunikasi generasi pertama bersandingan dengan Harold D. Laswell, Kurt Lewin dan Paul Felix Lazarsfeld.[1]
Masa muda dan pendidikan
Hovland dilahirkan di Chicago pada 12 Juni 1912.[2] Ia memiliki minat yang mendalam pada musik hingga ia menempuh perguruan tinggi. Hovland kuliah dalam program studi psikologi sambil mengembangkan karier musiknya.[3] Pada tahun 1938 ia menikah dengan Gertrude Raddatz.[4]
Pekerjaan
Selama keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II (1942–1945), Hovland direkrut oleh seorang spsiolog bernama Samuel Stouffer. Ketika itu, Stouffer sedabg cuti dari Universitas Chicago.[5] Hovland diberi tanggung jawab untuk memimpin tim peneliti yang terdiri atas lima belas orang.[6][7] Ia terlibat dalam studi tentang kondisi yang paling memungkinkan individu mengubah sikap mereka sebagai tanggapan terhadap pesan persuasif.[8] Pada tahun 1953, bukunya yang berjudul Communication and Persuasion diterbitkan oleh Yale Group.[9]
Carl Hovland telah berjasa dalam memberikan sumbangsih penting bagi psikologi, terutama yang berfokus pada cara manusia belajar dan perubahan sikap.[14] Selain itu, dalam bidang ilmu sosial lainnya seperti studi komunikasi, beliau telah berjasa karena mendirikan 'Yale Communication and Attitude Change Program' yang dibantu oleh Yayasan Rockefeller.[14]
Referensi
↑Syarif, Maulana (2022). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: YRAMA WIDYA. hlm.36. ISBN9786232056572. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Sears, Robert R. (December 1961). "Carl Iver Hovland: 1912–1961". American Journal of Psychology. 74 (4): 637–639. JSTOR1419682.
↑Sears, Robert R. (Desember 1961). "Carl Iver Hovland: 1912–1961". American Journal of Psychology. 74 (4): 637–639. JSTOR1419682.
↑Sears, Robert R. (December 1961). "Carl Iver Hovland: 1912–1961". American Journal of Psychology. 74 (4): 637–639. JSTOR1419682.
↑Aronson, Elliot, Timothy D. Wilson, and Robin M. Akert. Social Psychology. Upper Saddle River, N.J: Pearson Education, 2010.
↑Aronson, Elliot, Timothy D. Wilson, and Robin M. Akert. Social Psychology. Upper Saddle River, N.J: Pearson Education, 2010.
↑Hovland, Carl I., Irving L. Janis, and Harold H. Kelley. Communication and Persuation: Psychological Studies of Opinion Change. New Haven: Yale UP, 1953.