Cabo / cha-bó͘ kemungkinan merupakan kata asli Bahasa Hokkian yang mana aksara Tionghoanya masih sulit ditentukan.
Kata bó͘ (sama nada) juga mengandung arti istri.
Menurut entri dalam Kamus Bahasa Amoy (terbit tahun 1873) karya Carstairs Douglas, cha-bó͘ (ia memilih Hanji untuk bó͘ = 婦) saat itu juga dianggap sebagai kata yang vulgar dan tidak sopan.[2] Tetapi kini menyebut cha-bó͘ di dunia berbahasa Hokkian untuk wanita secara umum sudah tidak masalah. Sinonim untuk cha-bó͘ ialah cha-bó͘-lâng.
Kata yang mengandung cha-bó͘ dalam Bahasa Hokkian: