Busur ceritaPiramida Freytag, sebuah model naratif yang digunakan untuk menggambarkan struktur dan perkembangan suatu cerita dari awal hingga akhir. Diagram tersebut memperlihatkan tahapan-tahapan utama dalam penyusunan narasi, seperti pengenalan, peningkatan konflik, klimaks, penurunan aksi, dan penyelesaian. Gambar ini menjelaskan bagaimana alur sebuah kisah berkembang melalui rangkaian peristiwa yang membangun ketegangan dan mengarah pada penyelesaian konflik. Model ini sering digunakan pada analisis sastra, film, televisi, teater dan bentuk penceritaan lainnya untuk memahami struktur naratif serta hubungan antara berbagai bagian cerita.
Busur cerita (atau Busur naratif)[1] adalah satuan yang digunakan untuk mengelompokkan potongan cerita yang memiliki keterkaitan atau membahas bagian yang sama dalam media televisi, buku, strip komik, permainan video, dan film. Sehingga arc bisa menjadi pembeda dengan cerita bagian selanjutnya.
Tujuan dan struktur dramatis
Tujuan dari sebuah busur cerita adalah untuk memindahkan situasi atau seorang karakter dari kondisi satu ke lainnya, dalam kata lain, ke efek pengganti. Perubahan atau transformasi ini sering kali berbentuk kejatuhan yang tragis atau pembalikan pola tersebut. Salah satu bentuk umum yang di mana pembalikan ini ditemukan adalah karakter yang beralih dari situasi lemah ke situasi kuat. Misalnya, seorang wanita miskin melakukan petualangan dan pada akhirnya menghasilkan banyak uang untuk dirinya sendiri, atau seorang pria kesepian jatuh cinta dan menikah.
Banyak novelis dan penulis terkenal mengaku menggunakan alur cerita untuk menciptakan karakter, cerita, dan bahkan kurikulum. Beberapa telah menerbitkan penggunaan busur cerita untuk membuat buku-buku tebal yang berkesan dalam waktu singkat.
Dalam televisi dan radio
Penggunaan dalam manga dan anime
Manga dan anime biasanya merupakan contoh bagus dalam cerita berdasarkan-busur, ke dalam poin yang kebanyakan seri lebih pendek daripada dua puluh enam episode adalah satu busur yang mencakup semua bab. Hal ini membuat sindikasi menjadi sulit, karena episode yang ditonton secara terpisah sering kali membingungkan pemirsa kecuali jika ditonton bersamaan dengan serial secara keseluruhan. Seri terdiri dari tiga puluh bab atau lebih biasanya memiliki beberapa busur.
Neon Genesis Evangelion, sebagai contoh, adalah busur cerita tunggal yang mencakup dua puluh enam episode. Anime lain yang lebih panjang memiliki banyak alur cerita, seperti Bleach, Gin Tama, One Piece, Naruto, Yu-Gi-Oh! dan Fairy Tail. Anime Dragon Ball Z mengadaptasi empat alur cerita berbeda dari manga Dragon Ball, masing-masing dengan tokoh antagonis utamanya sendiri, bersama dengan alur cerita asli yang dibuat untuk serial TV.