Nama ilmiah berasal dari Yunani Kunoβοῦςcode: grc is deprecated (boûscode: grc is deprecated ), yang berarti "lembu", dan φάγοςcode: grc is deprecated (phágoscode: grc is deprecated ), yang berarti "pemakan". Nama spesies berasal dari ἐρυθρόςcode: grc is deprecated (eruthróscode: grc is deprecated ), yang berarti "merah", dan ῥύγχοςcode: grc is deprecated (rhúnkhoscode: grc is deprecated ), yang berarti "moncong".
Pematuk lembu remaja berwarna cokelat lebih gelap daripada induknya. Paruhnya awalnya berwarna zaitun gelap, tetapi secara bertahap mengambil pewarnaan dewasa setelah empat bulan.[butuh rujukan] Penerbangannya kuat dan langsung, dan panggilannya adalah trik-quisss yang berderak dan mendesis.[3]
Perilaku
Sejumlah telur dalam sarang yang dilapisi rambut impala, Kenya
Pematuk lembu paruh merah bersarang di lubang pohon yang dilapisi rambut yang dicabut dari ternak. Ia bertelur dua hingga lima telur, dengan rata-rata tiga. Di luar musim kawin, ia membentuk kawanan besar yang berceloteh.
Habitat yang disukai adalah area terbuka, dan pematuk lembu paruh merah memakan serangga. Baik nama Inggris maupun nama ilmiahnya muncul dari kebiasaan spesies ini bertengger pada mamalia liar dan domestik besar seperti sapi dan memakan caplak.[4] Hubungan spesies ini dengan badak memberikan nama SwahiliAskari wa kifarucode: sw is deprecated yang berarti "penjaga badak".[5]
Seekor dewasa akan mengambil hampir 100 kutu Rhipicephalus (Boophilus) decoloratus betina yang penuh darah, atau lebih dari 12.000 larva dalam sehari. Namun, makanan yang mereka sukai adalah darah, dan meskipun mereka mungkin mengambil kutu yang membengkak dengan darah, mereka juga memakannya secara langsung, mematuk luka mamalia untuk menjaganya tetap terbuka.
Pengamatan lapangan pada badak telah menunjukkan pematuk lembu memperingatkan badak yang rabun akan bahaya.[6]
Feare, Chris; Craig, Adrian (1999). Starlings and Mynas. Princeton University Press. ISBN0-7136-3961-X.
Zuccon, Dario; Cibois; Pasquet, Eric; Ericson, Per G.P. (2006). "Nuclear and mitochondrial sequence data reveal the major lineages of starlings, mynas and related taxa". Molecular Phylogenetics and Evolution. 41 (2): 333–344. Bibcode:2006MolPE..41..333Z. doi:10.1016/j.ympev.2006.05.007. PMID16806992.