Belahan pantat atau belahan bokong (bahasa Inggris: buttock cleavage) adalah tersingkapnya sebagian kecil dari pantat dan celah intergluteal di antaranya, yang sering kali disebabkan oleh penggunaan celana panggul (celana berpinggang rendah).
Sejarah
Ketika dihadapkan dengan masalah ketidaksenonohan pada tahun 1930-an, W. G. Cassidy menjelaskan dalam sebuah esai berjudul "Private Parts: A judicial view" (Bagian Pribadi: Sebuah pandangan yudisial) bahwa pemaparan belahan pantat dapat digolongkan sebagai "bagian pribadi lainnya" dalam hukum Australia, meskipun ketidaksenonohan umumnya melibatkan pemaparan area genital.[1]
Pada awal dekade 2000-an, menjadi hal yang modis bagi wanita dan pria muda untuk memamerkan pantat mereka dengan cara ini, sering kali saat mengenakan jeans panggul.[2][3]The Cincinnati Enquirer menyebutnya sebagai "belahan dada baru", dan menyatakan pandangan bahwa "Hampir mustahil menemukan jeans yang menutupi tulang pinggul Anda".[4] Pada bulan Agustus 2001, The Sun merayakan "pekan belahan pantat".[5]
Jeffreys (2005) mengidentifikasi perancang busana Inggris Alexander McQueen sebagai pencetus jeans yang memperlihatkan belahan pantat, yang dikenal sebagai "bumster".[6]
Pada tahun 2013, Cosmopolitan menyatakan bahwa rok mini ultra-pendek dan celana pendek yang memperlihatkan pantat bagian bawah telah mendapatkan popularitas di kalangan wanita, dipengaruhi oleh selebritas seperti Lady Gaga.[7]
Leksikon
Istilah plumber butt atau plumber's crack (celah tukang leding) dalam bahasa Inggris Kanada, Australia, dan Amerika, serta builder's bum (pantat kuli bangunan) dalam bahasa Inggris Britania, merujuk pada tereksposnya belahan pantat. Ungkapan "builder's bum" pertama kali tercatat pada tahun 1988. Istilah-istilah ini didasarkan pada kesan populer bahwa pekerjaan dalam profesi tersebut sering kali melibatkan gerakan membungkuk di lokasi di mana orang yang lewat mengamati dari belakang.[8]
Di Belanda istilah bouwvakkersdecolletécode: nl is deprecated dan di Jerman Maurerdekolletécode: de is deprecated serta di Polandia dekolt hydraulikacode: pl is deprecated digunakan, yang dapat diterjemahkan sebagai "belahan dada kuli bangunan/tukang batu/tukang leding". Di Prancis, hal ini biasanya disebut sebagai le sourire du plombiercode: fr is deprecated , yang secara harfiah diterjemahkan menjadi "senyum tukang leding".[9]