Baturetno memiliki suhu harian antara 25°-30° Celcius, terletak di 7'59 LS dan 110'56'0" BT. Kontur wilayah Kecamatan Baturetno relatif datar dibanding wilayah kecamatan lain di Kabupaten Wonogiri yakni berada di ketinggian 154 meter DPL. Kecamatan ini berbatasan di sebelah barat dengan Waduk Gajahmungkur.
Penduduk
Baturetno adalah kecamatan yang sebagian wilayahnya terendam oleh proyek pembangunan PLTA Waduk Gajah Mungkur. Akibatnya, sejumlah penduduk di beberapa desa harus bertransmigrasi ke provinsi lain, seperti di Sumatera Barat (Sitiung), Lampung dan lain sebagainya. Mata pencaharian mayoritas penduduk kecamatan ini adalah pedagang, wiraswasta, dan petanisawah tadah hujan. Sebagaimana mayoritas penduduk Kabupaten Wonogiri yang terkenal sebagai perantau, warga Baturetno sebagian besar juga perantau..
Kuliner
Beberapa makanan khas Baturetno adalah Bakso, Tempe Keripik, Sate Kambing dan tongseng, Jangan Lombok Ijo, Kue Serabi, Soto Bening, Tempe Benguk, Bongko Pecel, Gudeg Terik, Karak Beras dan intep. Makanan-makanan tersebut mudah dijumpai di kompleks pasar, perempatan jalan dan terminal bus di wilayah Baturetno.
Pendidikan
Sekolah yang ada di Baturetno terdiri dari Pendidikan pra Sekolah, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.[5] Berikut daftar Sekolah Menengah di Kecamatan Baturetno :