Bartholomew Joseph Eustace (9 Oktober 1887–11 Desember 1956) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Amerika Serikat. Ia menjabat sebagai uskup pertama Keuskupan Camden di New Jersey dari 1938 sampai kematiannya.
Biografi
Kehidupan awal
Bartholomew Eustace lahir pada 9 Oktober 1887, di Lower East Side, Manhattan, New York City.[1] Ia adalah anak sulung dari dua putra pasangan Bartholomew Ambrose dan Elizabeth (née Nolan) Eustace, keduanya berasal dari Irlandia.[1] Ayahnya bekerja sebagai pegawai pembukuan.[2]
Saat belajar di Roma, Eustace ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Agung New York pada 1 November 1914, oleh Uskup Alessio Ascalesi.[6] Setelah kembali ke New York pada musim panas berikutnya, keuskupana gung mengangkat Eustace menjadi wakil pastor di Gereja Sakramen Pemberkatan, New Rochelle.[3] Ia masih disana selama setahun sebelum bergabung dengan fakultas Seminari St. Yosef pada 1916 sebagai profesor filsafat dan liturgi.[3] Pada Perang Dunia I, Eustace juga menjabat sebagai kapelan di Pelham Bay Naval Training Station, New York City.[7]
Di Seminari St. Yosef, Eustace menerima reputasi sebagai cendekiawan liturgi. Pada 1935, ia menerbitkan terjemahan Inggris dari karya Paus Benediktus XIII tahun 1920 yang berjudul Memoriale Rituum, serangkaian instruksi untuk liturgi di gereja-gereja kecil. Eustace seringkali menjabat sebagai pemimpin acara untuk Kardinal Patrick Hayes.[4] Salah satu muridnya adalah James McIntyre, yang kemudian menjadi kardinal pada 1953.[8] Ia masih berada di seminari selama 21 tahun, sampai diangkat menjadi pastor di Paroki Sakramen Pemberkatan pada September 1937.[9][10]
Uskup Camden
Rumah Sakit Bunda dari Lourdes Virtua, Camden, New Jersey (2014)
Pada 16 Desember 1937, Eustace diangkat menjadi uskup Keuskupan Camden yang baru didirikan oleh Paus Pius XI.[6] Ia menerima penahbisan episkopal pada 25 Maret 1938, dari Hayes, didampingi oleh Uskup Edward Kelly dan Stephen Donahue, di Katedral St. Patrick, New York City.[6] Lebih dari 3.000 tamu menghadiri penahbisan Eustace, termasuk mantan Gubernur New York Al Smith, mantan Walikota New York City John P. O'Brien, dan ibu Eustace.[2]
Setelah kedatangannya ke Camden, Eustace berkata bahwa ia meyakini bahwa ibunya "sedikit bangga padaku, kini aku menjadi uskup."[11] Eustace memegang penugasan resmi Keuskupan Camden pada 4 Mei 1938, kala ia ditugaskan di Katedral Perawan Tak Bernoda, Camden.[5]
Keuskupan baru tersebut, yang meliputi enam county dan memiliki luas 2.700 mil persegi di South Jersey, kala itu terdiri dari 100.000 umat Katolik, 86 imam, 49 paroki, dan 35 sekolah Katolik.[1] Pada 18 tahun Eustace sebagai uskup, populasi Katolik dan jumlah imam di keuskupan tersebut bertambah lebih dari dua kali lipat.[12] Ia mendirikan 31 paroki, 25 misi, 50 gereja, 20 konven, 22 sekolah dasar, dan empat sekolah tinggi.[12]
Eustace mendirikan dua paroki khusus untuk umat Katolik Afrika-Amerika — St. Monica di Atlantic City, New Jersey, (paroki baru pertama pada masa jabatannya) dan St. Bartolomeus di Camden.[4] Kala St. Bartolomeus mengalami kesulitan keuangan, Eustace merekrut pelawak Eddie Cantor untuk membantunya melakukan penggalangan dana pada 1950.[5][13] Eustace juga mendirikan Paroki Bunda dari Fatima di Camden untuk umat Katolik penutur bahasa Spanyol.[4] Ia mendirikan Rumah Sakit Bunda dari Lourdes di Camden pada 1950 dan Mercy Hospital di Sea Isle City, New Jersey, pada 1953. Ia juga mendirikan Angelus Convalescent Home di Wildwood, New Jersey, dan Rumah Santa Maria untuk Lansia di Haddonfield, New Jersey.[5]
Eustace didiagnosa mengidap diabetes pada 1941 dan terrserang tiga serangan jantung antara 1950 dan 1955.[4]
Kematian
Eustace didiagnosa mengidap kanker kandung kemih pada September 1956, yang menempatkannya ke hunian di Haddonfield.[4] Ia meninggal disana pada 11 Desember 1956, dalam usia 69 tahun.[5] Misa pemakamannya diadakan oleh mantan muridnya, Kardinal McIntyre dari Los Angeles.[14]