Banksia coccinea, yang lebih dikenal dengan sebutan scarlet banksia, waratah banksia atau Albany banksia, adalah sebuah perdu tegak atau pohon kecil dalam keluarga Proteaceae. Suku-suku Noongar menyebut pohon tersebut dengan sebutan Waddib.[2]
Budidaya
Dalam suatu program pemuliaan yang dilakukan oleh Margaret Sedgley dari Departemen Hortikultura, Vitikultura, dan Enologi, Waite Agricultural Research Institute, yang merupakan bagian dari University of Adelaide di Adelaide, Banksia coccinea berhasil menghasilkan dua kultivar. Kedua kultivar tersebut didaftarkan di bawah sistem hak pemulia tanaman (plant breeders' rights; PBR) dan diperbanyak secara komersial, terutama untuk industri bunga potong. Banksia 'Waite Flame' merupakan kultivar yang berbunga lebih awal dengan warna bunga agak jingga, sedangkan B. 'Waite Crimson' merupakan kultivar berbunga merah yang mencapai puncak pembungaan pada pertengahan musim.[3]