Hariman (Cok Simbara), wartawan foto, memergoki perampokan toko emas dekat rumahnya. Ia sempat memotret peristiwa itu. Kejadian itu membawa petaka bagi dirinya dan ibunya. Sahabatnya, tiga sekawan cewek (Debby Chnthia Dewi, Mary Say, Lira Rosdiana), membantu. Yang dihadapi ternyata sindikat yang memperdagangkan narkotik, perempuan dan perampokan. Tanpa diketahui kawanya, salah seorang dari tiga sekawan itu (Debby Cynthia Dewi) adalah seorang polisi yang ditugaskan melacak sindikat ini.[1]
Referensi
↑JB Kristanto, Katalog Film Indonesia 1926-1995, PT Grafiasri Mukti,Jakarta, 1995 hal 300