Bahasa Susu dikategorikan sebagai C4 Educational menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan di institusi pendidikan, baik dalam bahasa ajar-mengajar maupun sebagai kurikulum ajaran
Bahasa Susu merupakan salah satu bahasa nasional yang ada di Guinea, dan biasanya dituturkan di wilayah pesisir Guinea.
Sejarah
Bahasa Susu telah digunakan oleh orang-orang di wilayah pesisir Guinea dan Sierra Leone sebagai basantara (bahasa perantara).
Literatur paling awal dalam bahasa Susu adalah terjemahan dari tujuh pasal pertama Injil Matius oleh John Godfrey Wilhelm dari Church Mission Society. hasil terjemahan tersebut kemudian diterbitkan di London sebagai "Lingjili Matthew" pada tahun 1816. Setelahnya, Wilhelm mulai menerjemahkan sebagian besar kitab Perjanjian Baru, tetapi hanya sebagian kecil saja dari hasil terjemahan itu yang mulai dicetak.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Susu". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑"Bahasa Susu". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
123Houis, Maurice (1963). Étude Descriptive de la Langue Susu. Dakar: Institut Fondamental d'Afrique Noire, Université de Dakar.