Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Rumpun bahasa-bahasa Altai ialah nama sebuah rumpun bahasa yang digunakan oleh suku-suku bangsa Altai. Pada rumpun bahasa ini diduga termasuk 60 bahasa yang dipertuturkan hampir 250 juta jiwa, kebanyakan pada dan sekeliling Asia Tengah. Hubungan antara bahasa-bahasa itu menyisakan persoalan perdebatan di antara ahli sejarah bahasa, dan keberadaan bahasa Altai sebagai keluarga disangkal sejumlah pihak.
Kurang lebih umumnya Bahasa Ainu telah dihubungkan dengan bahasa Altai, contohnya oleh Street (1962) dan Patrie (1982). Pada tahun-tahun terkini telah banyak dihubungkan pada bahasa-bahasa Austronesia.
Kontroversi
Ada dua kelompok utama pemikir teori Altai. Satu ialah yang merupakan pemilih kelompok bahasa yang ditawarkan (bahasa Turki, Mongolia, dan Tungus dalam teori dasar; dengan penambahan Bahasa Korea dan Jepang versi yang secara luas) secara genetis atau 'secara berlainan' terhubung dengan keturunan dari nenek moyang yang umum, 'Proto-Altai'. Kelompok lainnya menolak teori ini (sehingga sering disebut kelompok 'Anti-Altai' ) dan mengatakan bahwa anggota-anggota bahasa berhubungan secara konvergen (terutama pengaruh pinjaman).
Teori ini diklaim lawannya buat secara umum didasarkan pada kesamaan tipologi, seperti keserasian vokal, kekurangan tata bahasa gender dan tipologi aglutinatif, dan masukan kata. Nyatanya, pendukungnya telah meletakkan bersama varietas besar etimologi (misalnya Ramstedt, Martin, Starostin). Bagaimanapun, pendukungnya menjelaskan ini sebagai masukan kata atau pengaruh yang saling menguntungkan, membuktikan jika, meski keluarga bahasa Turki, Mongolia, dan Tungus memiliki sejumlah kemiripan, semua itu merupakan akibat dari pinjaman intensif dan kontak panjang di antara penuturnya.
Teori bahasa Altai didukung banyak pakar bahasan, tetapi banyak bahasawan lainnya (misal Doerfer 1963, Bernard Comrie 1981) tak menganggap bahasa Altai sebagai kelompok yang benar, dan melihatnya sebagai tiga (atau lebih) keluarga bahasa terpisah.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Altai (алтай)". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. {{cite book}}: ; ;