Baharuddin Zainal memulai kariernya dengan mengabdi di Dewan Bahasa dan Pustaka pada tahun 1963 hingga 1984, dan pernah diberikan tanggung jawab sebagai Ketua Pengarang Dewan Bahasa, Ketua Bagian Pengembangan Sastra, dan Wakil Ketua Pengarah (Bahasa Malaysia: Timbalan Ketua Pengarah).[1][2] Setelah mengabdi kepada negara, ia memulai karier barunya dibidang penerbitan melalui Pustaka Cipta Sdn Bhd.[1][2]
Penghargaan
Baharuddin Zainal memperoleh banyak penghargaan dan gelar karena sumbangan besarnya terhadap Sastra Melayu, budaya dan bahasa.[1][2] Pada tahun 1980, ia memperoleh penghargaan SEA Write Awards, gelar penyairGAPENA pada tahun 1988, gelar Tokoh Pejuang Bahasa pada tahun 2004, gelar '''Datuk''' pada 1988 dan gelar Tokoh Pena pada tahun 2011.[1][2]