2006–2007: Pembentukan
Sebelum pendirian BH Entertainment, aktor Lee Byung-hun berada di bawah naungan agensi Player Entertainment.[1] Pada saat itu, popularitasnya telah menyebar ke seluruh Asia dan ia sering memiliki kegiatan di luar negeri, khususnya di Jepang.[2] Pada 18 Juli 2005, Player Entertainment diakuisisi sepenuhnya oleh Phantom Entertainment Group, yang mengalihkan manajemen Lee kepada mereka.[3][4] Meskipun berada di bawah salah satu agensi manajemen teratas pada saat itu, dilaporkan bahwa Lee merasa tidak puas dengan pengelolaan kegiatannya baik di dalam negeri Korea Selatan maupun di luar negeri.[5]
Pada tahun 2006, menjelang berakhirnya kontrak eksklusifnya dengan Phantom dan menginginkan kebebasan lebih dalam mengambil keputusan terkait kegiatannya,[2] Lee mendirikan BH Entertainment bersama manajer lamanya dan mantan direktur Player Entertainment, Son Seok-woo, yang diangkat sebagai CEO.[5][6][7] Son telah bekerja sebagai manajer Lee sejak akhir tahun 2001 dan diakui secara luas atas perannya dalam membantu Lee mencapai status bintang Hallyu.[8] Nama perusahaan ini berasal dari inisial nama depan Lee,[9] tetapi sekarang juga identik dengan motto perusahaan "Be Happy".[10] Lee menginvestasikan ₩400–500 juta dalam biaya operasional tahunan untuk perusahaan tersebut. Dalam memperhitungkan biaya untuk memulai agensinya sendiri, Lee menganggap tidak ada kerugian dalam investasinya karena ia harus memberikan ₩500 juta (atau 20% dari pendapatan tahunannya sebesar ₩2,5 miliar) terlepas dari apakah ia tergabung dengan agensi hiburan besar.[11] Perusahaan ini memulainya dengan mempekerjakan lima karyawan untuk manajemen Lee, termasuk pakar akuntansi, pemasaran, dan Humas, agen domestik dan internasional, serta manajer lapangan.[11] Di antaranya adalah Song Wan-mo, yang diangkat sebagai wakil presiden BH Entertainment dan agen internasional Lee.[12] Song telah bertanggung jawab atas kegiatan Lee di Jepang sejak tahun 2002.[13]
Pada awal tahun 2007, dilaporkan secara luas bahwa Lee akan meninggalkan Phantom seiring dengan berakhirnya kontrak eksklusifnya,[14] dan per Maret 2007, kegiatan-kegiatan Lee disampaikan melalui BH Entertainment.[15]
Tak lama setelah itu, BH Entertainment mulai berekspansi ke manajemen artis lainnya. Pada bulan April 2007, aktris dan model Korea-Amerika Ursula Mayes menandatangani kontrak manajemen untuk kegiatannya di Korea Selatan dan Asia bersama BH Entertainment, menjadikannya artis pertama di perusahaan tersebut selain Lee Byung-hun.[16][17][18] Pada tahun yang sama, Vantage Holdings mengakuisisi saham di BH Entertainment selain di agensi hiburan Byulnan Actors.[19][20]
2008–2017: Ekspansi
Pada tahun 2008, BH Entertainment melakukan penggabungan dengan Byulnan Actors,[21] mengalihkan manajemen aktor-aktor lain ke perusahaan tersebut, termasuk Han Chae-young, Jin Goo, dan Bae Soo-bin. Hal ini memperluas manajemen perusahaan hingga mencakup sekitar sepuluh selebritas.[20][22] Bersamaan dengan hal tersebut, perusahaan secara aktif merekrut artis-artis baru untuk ditandatangani, seperti Hyun Jyu-ni dan Hong Ah-reum.[23][24]
Pada tahun 2009, BH Entertainment mulai mengukuhkan dirinya sebagai agensi yang menaungi bintang-bintang papan atas[25] seiring dengan kesuksesan artis-artisnya saat itu[26] dan dengan menandatangani kontrak eksklusif dengan aktris populer Kim Min-hee, yang mulai menarik perhatian di luar negeri,[27] serta aktris yang saat itu sedang naik daun, Han Hyo-joo.[28]
Pada tahun 2011, CEO Son Seok-woo membahas keberhasilan pesat BH Entertainment, dengan menekankan sistem manajemen yang disesuaikan dengan kebutuhan individu para artisnya. Ia menyebutkan rencana perusahaan saat itu untuk tidak mengelola lebih dari sepuluh artis demi memastikan kualitas daripada kuantitas dalam manajemen khusus untuk para aktor mereka.[29]
Pada 6 November 2011, Apex Law Firm mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak penasihat hukum dengan BH Entertainment.[30]
Pada 24 September 2012, BH Entertainment mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi adaptasi drama panggung dari film Lee Byung-hun yang baru saja dirilis, Masquerade, yang dijadwalkan dibuka pada 23 Februari 2013 di Dongsoong Hall, Dongsoong Art Center di Seoul. Hal ini menjadi proyek produksi pertama perusahaan tersebut.[31][32] Kemudian pada tahun yang sama, BH Entertainment mendapatkan artis berprofil paling tinggi saat itu dengan menandatangani kontrak eksklusif bersama aktris Han Ga-in, yang sangat diincar oleh banyak agensi hiburan seiring berakhirnya kontrak dengan agensi sebelumnya.[33] Perusahaan terus merekrut banyak selebritas populer[34] dan terkemuka, termasuk Han Ji-min[35] dan mantan anggota Wonder Girls, Ahn So-hee.[36]
Pada tahun 2014, kekhawatiran mengenai masa depan perusahaan mulai muncul karena perusahaan tampaknya tidak mampu mempertahankan artis-artisnya melalui pembaruan kontrak. Hal ini diperparah dengan perbandingan terhadap KeyEast milik aktor Bae Yong-joon, yang meraih kesuksesan dalam memperbarui kontrak dengan bintang-bintang utamanya. Banyak aktor terkenal yang meninggalkan BH Entertainment saat kontrak mereka berakhir, termasuk Han Chae-young, Go Soo, Kim Min-hee, dan Ahn So-hee.[37][38] Beruntung, mereka berhasil mempertahankan aktris-aktris papan atas seperti Han Hyo-joo, Han Ga-in, dan Han Ji-min, yang meredakan kekhawatiran yang membayangi manajemen perusahaan.[39] Artis yang sebelumnya meninggalkan perusahaan, Go Soo dan Ahn So-hee, pada akhirnya kembali menandatangani kontrak dengan perusahaan tersebut.[40][41]
Pada tahun 2017, BH Entertainment berfokus memperluas manajemen mereka ke artis-artis dari negara-negara Asia lainnya. Pada 27 September 2017, mereka mengumumkan telah menandatangani kontrak eksklusif dengan Yu Xiaoguang, artis Tiongkok pertama mereka.[42] Bulan berikutnya, mereka menandatangani kontrak dengan artis Jepang pertama mereka, Erika Karata.[43] Pada tahun yang sama, BH Entertainment menandatangani perjanjian produksi konten dengan Sony Pictures Television untuk wilayah Amerika Serikat dan Asia. Dari perjanjian tersebut, BH Entertainment menyatakan rencana untuk berpartisipasi dalam bisnis konten secara aktif melalui kolaborasinya dengan Sony Pictures Television, seperti pembuatan ulang (daur ulang) karya antar kedua negara dan memproduksi drama orisinal di pasar konten luar negeri. Perjanjian ini dirancang untuk menjadikan BH Entertainment sebagai pemain kunci dalam industri media domestik dan internasional serta membantu mereka melakukan ekspansi global yang aktif dan agresif sebagai sebuah perusahaan.[44]
2018–sekarang: Akuisisi Kakao M
Pada 27 Juni 2018, Kakao M mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi 30% saham BH Entertainment.[45][46][47] Per Januari 2019, Kakao M telah menyelesaikan akuisisi penuh atas BH Entertainment.[48]
Pada 12 November 2019, BH Entertainment mengumumkan bahwa mereka akan membeli gedung kantor baru di Nonhyeon-dong senilai sekitar ₩7,4 miliar untuk kantor pusat mereka. Untuk pembelian tersebut, mereka melakukan peningkatan modal disetor dengan menerbitkan 14.815 saham baru. Meskipun Kakao M menyuntikkan ₩4 miliar ke dalam perusahaan untuk pembelian gedung tersebut, BH Entertainment menyatakan bahwa jumlah tersebut akan dialokasikan ke dana fasilitas dan bahwa mereka berencana menggunakan seluruh dana yang dikumpulkan melalui peningkatan modal untuk membeli gedung baru tersebut.[49]
Pada tahun 2021, dengan penggabungan Kakao M dan KakaoPage menjadi Kakao Entertainment, BH Entertainment menjadi anak perusahaan dari divisi Kakao M di Kakao Entertainment, M Company.[50]
Pada tahun 2022, BH Entertainment memproduksi bersama seri Netflix Money Heist: Korea – Joint Economic Area bersama Zium Content (sekarang High-Zium Studio).[51] Pada tahun 2023, mereka memproduksi bersama film Concrete Utopia bersama Climax Studio.[52]