Aziza Sbaity (Arab: عزيزة سبيتي, romanisasi: ʻAzīzah Subaytī; lahir 17 November 1991) adalah seorang pelari cepat (sprinter) berkewarganegaraan Lebanon-Liberia.[1] Ia dikenal sebagai pemegang rekor nasional Lebanon untuk nomor lari 100 meter putri dan salah satu atlet perempuan paling menonjol dalam sejarah atletik Lebanon modern. Sbaity telah mewakili Lebanon dalam berbagai kejuaraan internasional, termasuk satu Kejuaraan Dunia Atletik luar ruang dan dua Kejuaraan Dunia Atletik dalam ruangan, menunjukkan konsistensi dan daya saingnya di tingkat global.[2]
Sbaity lahir di Monrovia, Liberia, dari ibu berkebangsaan Liberia dan ayah asal Lebanon. Masa kecilnya dipengaruhi oleh kondisi sosial dan politik yang tidak stabil akibat perang saudara Liberia.[3] Ketika berusia sepuluh tahun, ia bersama keluarganya pindah ke Lebanon untuk mencari keamanan dan kehidupan yang lebih stabil. Mereka menetap di Kafra, sebuah kota di Distrik Bint Jbeil, Lebanon Selatan. Di sana, Sbaity menempuh pendidikan di sekolah jaringan SABIS, di mana minatnya terhadap olahraga mulai berkembang, terutama dalam bidang atletik.[4]
Seiring berjalannya waktu, bakatnya di lintasan lari semakin menonjol. Ia mencatat berbagai prestasi di tingkat nasional dan regional, termasuk meraih medali pada kompetisi Asia Barat dan Arab. Dengan gaya larinya yang eksplosif dan konsistensi dalam latihan, ia menjadi simbol inspiratif bagi perempuan muda Lebanon yang bercita-cita meniti karier olahraga profesional.
Pada November 2023, Aziza Sbaity masuk dalam daftar “100 Women” versi BBC, sebuah penghargaan tahunan yang menyoroti perempuan berpengaruh dari seluruh dunia. Pengakuan ini menegaskan peran Sbaity bukan hanya sebagai atlet berprestasi, tetapi juga sebagai figur yang memperjuangkan representasi perempuan dalam olahraga dan memperluas makna keberagaman identitas di tingkat internasional.[5]
Rekor Pribadi
Dalam catatan prestasi pribadinya, Sbaity menorehkan waktu terbaik 11,68 detik pada nomor 100 meter di Tunis pada tahun 2021, yang sekaligus menjadi rekor nasional Lebanon. Pada tahun yang sama, ia juga mencatat waktu 23,77 detik dalam nomor 200 meter di Montpellier. Untuk kategori dalam ruangan, Sbaity membukukan waktu 7,51 detik pada nomor 60 meter di Marseille tahun 2020 dan 24,43 detik pada nomor 200 meter di Istanbul tahun 2021.[6]