Azad Jammu dan Kashmir dan Gilgit Baltistan-bersama-sama merupakan daerah disebut sebagai "Kashmir yang dikuasai Pakistan" oleh PBB dan organisasi internasional lainnya dan sebagai "Pakistan-Kashmir yang diduduki" di India, di Berbeda dengan nama India-Kashmir Administered dan "Kashmir India yang diduduki" (di Pakistan) mengacu pada negara bagian India Jammu dan Kashmir.
Penduduk Azad Jammu dan Kashmir adalah mayoritas Muslim. Mayoritas penduduk berbudaya, bahasa, yang terkait dengan orang Punjab utara. Bahasa-bahasa utama yang dipakai adalah Pahari, Gojri, Dogri, Potohari, Urdu, Kashmir, Pashto, dan Punjabi . Sejumlah besar penduduk daerah ini memiliki kerabat yang tinggal di Inggris. Khususnya Mirpur Yang masih mempertahankan hubungan kuat dengan Inggris.
Sejarah
Pada saat partisi India 1947, Inggris menyerahkan keputusan kepada Princely State atau "wilayah kerajaan" untuk bergabung ke Pakistan atau India. Hary Singh, pada saat itu merupakan maharaja Jammu dan Kashmir, menginginkan wilayah Kashmir sebagai entitas berdaulat.[2] Namun, penduduk muslim di wilayah Barat Jammu dan Kashmir ingin bergabung dengan Pakistan.[3] Selain perbedaan ini, pemberontakan juga muncul dikarenakan ketidakpuasan masyarakat kepada maharaja yang membebankan pajak yang tinggi kepada masyarakat.[4]
State symbols of Azad Jammu and Kashmir
State animal
State bird
State tree
State flower
State sport
Pemerintahan
Azad Jammu dan Kashmir (AJK) adalah sebuah negara berpemerintahan sendiri di bawah kontrol Pakistan, tetapi di bawah konstitusi Pakistan yang seperti bagian dari Pakistan. Azad Kashmir memiliki presiden terpilih sendiri, perdana menteri, DPR, pengadilan tinggi, dan bendera resmi sendiri. Negara memiliki itu peradilan sendiri juga dengan Khawaja Shahad Ahmad sebagai Ketua MA Azad Kashmir sekarang.
Referensi
↑"Duri dalam daging". Tempo. 22 Februari 1992 | 00.00 WIB. Diakses tanggal 2025-01-25.