Hj.Asma Samik Ibrahim, S.H. (1937 – 10 Mei 2021) adalah Hakim Agung Republik Indonesia sejak 1995 hingga 2002. Asma merupakan putri dari Haji Samik Ibrahim dan Hajjah Rangkayo Syamsiar. Samik Ibrahim dikenal sebagai seorang pejuang, guru, ulama, saudagar, dan perintis Muhammadiyah di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.[1][2][3][4] Asma adalah anak kelima dari dua belas bersaudara.[5][6]
Riwayat Hidup
Karier
Asma memulai karier sebagai Hakim Pengadilan Negeri Bukittinggi pada 1965, Hakim Pengadilan Negeri Ekonomi di Padang, Hakim Yustisial Mahkamah Agung, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Palembang, dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jakarta.[7]
Pada 1990 Asma pernah mendapatkan tugas belajar ke Prancis untuk mempelajari mengenai Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan menjadi salah satu anggota tim pembentuk PTUN di Indonesia bersama dengan Hakim Agung Indroharto pada masa itu.[7]