102 departemenPrancis terbagi atas 342 arondisemen, yang dapat diartikan sebagai distrik.
Ibu kota suatu arondisemen/ distrik disebut sebagai subprefektur. Ketika sebuah arondisemen memiliki prefektur (ibu kota) departemen, prefektur itu menjadi ibu kota arondisemen, berperan sebagai prefektur dan subprefektur.
Arondisemen terbagi lagi menjadi kanton dan komune.
Administrasi suatu arondisemen disetujui sebagai subprefek (Bahasa Prancis: sous-préfet) yang menangani prefek departemental (préfet).
Tidak seperti region, departemen dan komune di Prancis, arondisemen tidak memiliki status kepemilikan sah dalam hukum umum. Dengan tambahan, tidak seperti divisi administratif lainnya, mereka tidak dijalankan oleh pejabat terpilih, tetapi oleh pejabat yang ditunjuk oleh presiden Prancis.
Sejarah
Ide arondisemen diusulkan beberapa kali sebagai pembentukan administratif selama Ancien Régime, khususnya oleh intendant dari généraliteBretagneCaze de La Bove dengan bukunya Mémoire concernant les subdélégués de l'intendance de Bretagne tahun 1775.
Arondisemen dibuat oleh Loi du 28 pluviôse pada tahun VIII Kalender Revolusi Prancis (17 Februari1800) dan menggantikan "distrik". Dalam beberapa periode pada sejarah Prancis, mereka telah berperan pada pemilihan legislatifm, khususnya selama Republik Ketiga. Hukum 10 September1926, yang menghapuskan 106 arondisemen karena alasan keuangan, dianggap merupakan suatu manipulasi pemilihan oleh sejumlah pihak.
Statistik
Beberapa departemen hanya memiliki tiga atau empat arondisemen. Departemen Paris dan Teritori Belfort hanya memiliki satu, sementara departemen Moselle memiliki sembilan.