Pada awal abad ke-20 Masehi, James George Frazer melakukan penelitian secara evolusionis tentang masyarakat primitif asli. Ia mencatat perkembangan yang terjadi dalam beragam tingkat peradaban. Pada tahun 1920, Bronislaw Malinowski dan Alfred Radecliffe-Brown mengembangkan studi perbandingan terhadap masyarakat kontemporer. Studi ini kemudian membentuk ilmu sosiologi komparatif yang menjadi dasar antropologi sosial. Bahasan utamanya meliputi etnohistori, difusi kultural, bahasa, isu-isu budaya, dan kepribadian.[1] Dalam antropologi sosial, subjek utamanya adalah struktur sosial dan lembaga sosial. Kedua hal ini kemudian didukung dan dilengkapi oleh budaya.[2] Antropologi sosial membahas tentang hubungan-hubungan sosial dalam struktur sosial dan lembaga sosial pada suatu masyarakat tradisional di pedesaan. Kesimpulan umum terhadap suatu hubungan diperoleh melalui perbandingan kualitas.[3]
Kuper, A., dan Kuper, J., 2008 (2008). Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. ISBN979-421-731-X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)