Kehidupan awal dan pelayanan
Pellicer lahir pada 7 Desember 1824, di St. Augustine, Florida, sebagai putra dari Francisco Pellicer dan Margarita Joaneda (yang meninggal saat melahirkan).[1] Kakeknya adalah Francisco Pellicer, seorang tukang kayu Menorca yang datang ke Florida sebagai anggota koloni Andrew Turnbull di New Smyrna namun kemudian memimpin pemberontakan melawannya.[2] Ia memiliki saudara kembar, Andrew, dan dibaptis dengan nama Antonio Domenzo Ambrosio Pellicer pada 5 Juli 1825.[3]
Setelah kematian ibunya, Pellicer dibesarkan di rumah sepupu keduanya, Dominic Manucy.[1] ia dan Manucy belajar untuk imamat bersama di Spring Hill College, Mobile, Alabama, dan keduanya ditahbiskan pada 15 Agustus 1850, oleh Uskup Michael Portier.[4] Setelah penahbisan, Pellicer diangkat menjadi pastor Gereja Santo Petrus di Montgomery, tempat ia membangun sebuah gereja baru dan melakukan ekspedisi ke Meksiko dan Kuba untuk menggalang dana untuk proyek tersebut.[2] Ia menjabat sebagai kapelan Tentara Konfederasi pada Perang Saudara, dan kemudian diangkat menjadi rektor Katedral Perawan Tak Bernoda di Mobile (1865) dan vikaris jenderal keuskupan (1867).[1]
Uskup San Antonio
Pada 1 September 1874, Pellicer diangkat menjadi uskup pertama dari Keuskupan San Antonio yang baru dibentuk di Texas, oleh Paus Pius IX.[4] Pada masa yang sama, sepupunya, Padri Manucy, juga ditugaskan ke Texas sebagai Vikaris Apostolik Brownsville. Tepat seperti kala mereka ditahbiskan menjadi imam bersamaan, Pellicer dan Manucy sama-sama menerima penahbisan episkopal mereka pada 8 Desember 1874, dari Uskup Agung Napoléon-Joseph Perché di katedral Mobile.[4] Setelah datang ke San Antonio, ia resmi dilantik pada 27 Desember.[4]
Keuskupan San Antonio dimakarkan dari Keuskupan Galveston. Pada waktu itu, keuskupan tersebut terbentang dari Sungai Colorado sampai Sungai Nueces dan dari Teluk Meksiko sampai El Paso County.[1] Pada tahun pertamanya menjadi uskup, Pellicer melaporkan bahwa terdapat 30.000 umat Katolik di keuskupan tersebut yang dilayani oleh 34 imam, 41 gereja, 18 sekolah parokial, satu seminari, satu kolese, dan satu panti asuhan.[5] Pada akhir masa jabatannya, keuskupan tersebut memiliki populasi Katolik sejumlah 48.000 orang serta 38 imam, 50 gereja, dan 25 sekolah parokial.[2]
Pellicer, yang terserang diabetes, meninggal di kediamannya di San Antonio pada 14 April 1880, dalam usia 55 tahun.[1] Ia dimakamkan di Katedral San Fernando.