Presiden Serbia bertindak sebagai panglima angkatan bersenjata, sedangkan kebijakan administrasi dan pertahanan dilakukan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan. Otoritas operasional tertinggi, yang bertanggung jawab atas pengerahan dan persiapan angkatan bersenjata dalam damai dan perang, adalah Staf Umum.
Dinas militer bersifat sukarela, meskipun wajib militer dapat dilaksanakan pada masa perang. Pada tahun 2023, Serbia berada di peringkat 58 dari 140 negara yang dipertimbangkan untuk tinjauan GFP tahunan.