Biografi
Amos Dolbear lahir di Norwich, Connecticut, pada 10 November 1837.[3] Ia lulus dari Ohio Wesleyan University, di Delaware, Ohio. Semasa kuliah di sana, ia telah membuat "telegraf bicara" dan menemukan penerima yang memiliki dua fitur telepon modern: magnet permanen dan diafragma logam yang ia buat dari tintype. Ia menemukan penerima telepon pertama dengan magnet permanen pada tahun 1865, 11 tahun sebelum Alexander Graham Bell mematenkan modelnya. Kemudian, Dolbear tidak dapat membuktikan klaimnya, sehingga Bell tetap mempertahankan paten tersebut. Dolbear kalah dalam kasusnya di Mahkamah Agung AS, (Dolbear dkk. v. American Bell Telephone Company).
Pada tahun 1899, The New England Wireless Telegraph and Telephone Company, anak perusahaan dari American Wireless Telephone and Telegraph Company, membeli paten Dolbear tahun 1886, dan mengajukan gugatan terhadap Marconi atas pelanggaran.[4] Namun, pada bulan Maret 1901, Pengadilan Sirkuit Amerika Serikat menolak gugatan tersebut.[5] Pada bulan April 1902, American Wireless mengajukan petisi kepada Kongres untuk memperpanjang paten tahun 1886 selama sepuluh tahun, tetapi tidak berhasil, sehingga paten tersebut berakhir pada tanggal 4 Oktober 1903. Pada tahun 1905, Pengadilan Sirkuit New York selanjutnya mencatat bahwa paten Dolbear "tidak berlaku, dan bahwa, meskipun berlaku, paten tersebut beroperasi berdasarkan hukum dan fenomena kelistrikan yang sangat berbeda" dibandingkan sinyal radio yang digunakan oleh Marconi.<ref>"Marconi Wireless Telegraph Co. of America v. De Forest Wireless Telegraph Co. (Pengadilan Sirkuit, S. D. New York. 11 April 1905.)", The Federal Reporter. Volume 138. Kasus-kasus yang Diperdebatkan dan Diputuskan di Pengadilan Banding Sirkuit dan Pengadilan Sirkuit dan Distrik Amerika Serikat. Juli–September, 1905, halaman 668.
Pada tahun 1868, Dolbear (saat menjadi profesor di Bethany College) menemukan telepon elektrostatik. Ia juga menemukan opeidoskop (alat untuk memvisualisasikan getaran gelombang suara, menggunakan cermin yang dipasang pada membran) dan sistem lampu pijar. Ia menulis beberapa buku, artikel, dan pamflet, dan diakui atas kontribusinya terhadap sains di Pameran Paris tahun 1881 dan Pameran Crystal Palace tahun 1882.
Pada tahun 1897, Dolbear menerbitkan sebuah artikel berjudul "The Cricket as a Thermometer" yang mencatat korelasi antara suhu sekitar dan laju kicauan jangkrik. Rumus yang diungkapkan dalam artikel tersebut kemudian dikenal sebagai hukum Dolbear.
Pada tahun 1899, setelah demonstrasi telediagraf oleh Ernest A. Hummel, sebuah alat yang memungkinkan transmisi gambar melalui kawat, Dolbear mengklaim telah menemukan alat tersebut pada tahun 1864 (Norwich Bulletin, 26 April 1899).
Ia meninggal dunia di rumahnya di Medford pada tanggal 23 Februari 1910.[1]