Kehidupan awal
Alexander Archipenko lahir di Kyiv, Kekaisaran Rusia (kini Ukraina) pada 30 Mei 1887, dari Porfiry Antonowych Archipenko dan Poroskowia Vassylivna Machowa Archipenko; ia adalah adik dari Eugene Archipenko. Ayahnya, Porfiry, adalah seorang insinyur dan penemu yang bekerja sebagai profesor di Universitas Kyiv, tetapi juga melukis ikon sebagai hobi.[8][9] Porfiry sendiri kemungkinan mempelajari lukis dari ayahnya.[10] Namun, keluarganya mendorong Oleksandr untuk menempuh profesi ilmiah, bukan seni.[10] Ia mula-mula belajar di Gimnasium Putra No. 7 Gottlieb Walker di Kyiv.[11]
Pada 24 September 1902, Porfiry mengajukan permohonan agar putranya, Oleksandr, diterima di tahun akademik ketiga Sekolah Seni Kyiv (KKhU), dan permohonan itu dikabulkan.[11] Pada 12 Januari 1902, Oleksandr mengajukan izin untuk pindah ke jurusan seni pahat di Sekolah Seni Kyiv, yang kemudian juga disetujui.[11] Namun, ia dikeluarkan sebelum lulus pada November 1905 karena ikut serta dalam protes mahasiswa terkait Revolusi Rusia 1905.[12][13] Protes tersebut ditujukan pada reformasi proses pendidikan dan pemecatan sejumlah pengajar di sekolah itu.
Karier awal
Pada 1906, ia melanjutkan pendidikan seninya dengan bergabung dalam sebuah "studio bebas" (juga dikenal sebagai "Bengkel Rekan") yang didirikan para mahasiswa di Jalan Velyka Zhytomyrska, Kyiv, dan dipimpin oleh pelukis lanskap Serhiy Svetoslavsky. Pada tahun yang sama, studio tersebut mengadakan pameran, dan Archipenko menampilkan sejumlah karya awalnya (yang sebagian besar kemudian hilang), termasuk patung "Zaporozhian Cossack", yang digambarkan memiliki pose yang liar dan cepat, "Horror", yang menyampaikan ketidakberdayaan dan kebencian, serta "Judas", yang menampilkan Yudas memanjat batu yang hangus. Secara umum, karya-karya awalnya di studio itu ditandai oleh apa yang disebut sebagai "kegelisahan", dengan eksplorasi ketegangan emosional dan bentuk-bentuk dinamis. Ia juga dikenal di studio itu karena memiliki "hasrat yang penuh gairah dan tak terkendali untuk melukis dan menguasai warna".[14]
Namun, kemudian pada 1906, ia memutuskan pindah ke Moskwa untuk memperoleh kesempatan memamerkan karyanya dalam sejumlah pameran kelompok dan mengikuti kursus di Sekolah Seni Lukis, Seni Pahat, dan Arsitektur Moskwa.[15][16] Setelah merasa lingkungan di sana tidak cocok baginya, ia memutuskan pindah lagi, kali ini meninggalkan Kekaisaran Rusia untuk selamanya.
Archipenko pindah ke Paris pada 1908[17] dan segera mendaftar di École des Beaux-Arts, tetapi keluar setelah beberapa minggu karena menganggapnya kuno dan terlalu akademis.[18] Ia lalu memilih bekerja secara mandiri, belajar sendiri di museum-museum seperti Louvre, yang ia kunjungi setiap hari. Di Louvre, ia terinspirasi oleh seni Mesir dan Yunani awal, yang lebih ia sukai daripada seni kontemporer seperti karya Rodin, yang menurutnya menghasilkan patung-patung yang tampak patah dan tersiksa.[19] Ia kemudian mulai membuat patung, termasuk "Adam and Eve" dari terakota setibanya di Paris, dan setahun kemudian "Head on Knees". Pada masa ini, gaya seninya ditandai oleh "massa-massa umum yang berat", yang terinspirasi oleh seni arkais, seperti berhala-berhala yang pernah ia lihat dekat Universitas Kyiv saat masa kecilnya.[20] Ia tinggal di koloni seniman La Ruche bersama para seniman emigran Ukraina, termasuk Wladimir Baranoff-Rossine, Sonia Delaunay-Terk, dan Nathan Altman.
Setelah 1910, ia melakukan pameran di Salon des Indépendants dan Salon d'Automne bersama Aleksandra Ekster, Kazimir Malevich, Vadym Meller, Sonia Delaunay-Terk, Georges Braque, André Derain, dan lainnya. Pada 1912, Archipenko menggelar pameran tunggal pertamanya di Museum Folkwang di Hagen, Jerman, dan dari 1912 hingga 1914 ia mengajar di Sekolah Seninya sendiri di Paris.
Empat patung Kubis karya Archipenko, termasuk Family Life, serta lima gambar karyanya, dipamerkan dalam Armory Show yang kontroversial pada 1913 di Kota New York. Karya-karya ini bahkan dikarikaturkan oleh New York World.[21]
Archipenko pindah ke Nice pada 1914. Pada 1920, ia berpartisipasi dalam Biennale Internazionale dell'Arte ke-12 di Venesia, Italia, dan pada tahun berikutnya mendirikan sekolah seninya sendiri di Berlin. Pada 1922, Archipenko turut serta dalam First Russian Art Exhibition di Galeri van Diemen, Berlin, bersama Aleksandra Ekster, Kazimir Malevich, Solomon Nikritin, El Lissitzky, dan lainnya.
Pada 1923, ia beremigrasi ke Amerika Serikat. Ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1929. Pada 1933, ia berpameran di paviliun Ukraina di Chicago sebagai bagian dari World's Fair Century of Progress. Archipenko memberikan kontribusi terbesar bagi keberhasilan paviliun Ukraina; karya-karyanya menempati satu ruangan penuh dan ditaksir bernilai 25.000 dolar AS.[22]
Pada 1936, Archipenko berpartisipasi dalam pameran Cubism and Abstract Art di New York, serta dalam berbagai pameran di Eropa dan tempat-tempat lain di Amerika Serikat. Pada 1962, ia terpilih menjadi anggota Akademi Seni dan Sastra Amerika.[23]
Alexander Archipenko meninggal pada 25 Februari 1964 di Kota New York.[17] Ia dimakamkan di Pemakaman Woodlawn di Bronx, Kota New York.
Warisan
Sepanjang hidupnya, Archipenko menjaga hubungan erat dengan komunitas Ukraina di Amerika Serikat, termasuk berpartisipasi dalam pembangunan monumen untuk Shevchenko, Franko, dan Pangeran Volodymyr di wilayah Amerika.[28]
Sebuah jalan di Distrik Obolonskyi, Kyiv, dan sebuah jalan di kawasan Sofiivka, Lviv, dinamai untuk menghormatinya. Pada 30 Mei 2017, Ukraina memperingati 130 tahun kelahiran Oleksandr Archipenko.[29]
Pada 9 November 2017, Bank Nasional Ukraina mengedarkan koin peringatan 2 hryvnia yang didedikasikan untuk sang seniman. Potretnya tergambar pada sisi balik koin tersebut.[30]