Sebelum penaklukan Arab, al-Qādisiyyah hanyalah sebuah desa kecil di sisi barat Sungai Eufrat l, dekat kastil tua di `Udhayb, dan mungkin merupakan bagian dari Tembok / Perbatasan Arab. Namun, selama abad-abad berikutnya, al-Qādisiyyah tumbuh dalam ukuran dan kepentingan dan merupakan perhentian terkenal di sepanjang jalan raya perdagangan yang sangat penting yang menuju ke Baghdād dan Mekkah.[1]
Daftar rujukan
Referensi
12Katsir, Ibnu (2012). Terjemah Al Bidayah wa an-Nihayah. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-044-5