AKNSB Yogyakarta dibentuk atas prakarsa Sri Sultan Hamengkubuwono X di tahun 2013 untuk meningkatkan kompetensi seniman yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. AKNSB Yogyakarta memberikan beasiswa penuh dan menerima calon mahasiswa tanpa batasan usia asalkan memiliki minat yang tinggi di bidang seni budaya yang dibuktikan dengan tes keterampilan saat seleksi masuk. .[1]
Berbeda dengan kebanyakan perguruan tinggi negeri lainnya, AKNSB menyelenggarakan program studi Diploma 1 (D1) dan berfokus pada bidang seni dan kebudayaan. AKNSB adalah satu dari 5 AKN yang mandiri dan masih beroperasi saat ini.[1][2] Ijazah D1 memberi nilai tambah pada seniman misalnya saat pentas di kancah internasional atau sebagai pendamping desa budaya.[3]
Jurusan
AKNSB Yogyakarta menyelenggarakan program studi vokasi Diploma 1 (D1) sebagai berikut:[2][4]