Mengalir ke utara sebagai bagian dari Sungai Niagara, yang mengalirkan airnya dari Danau Erie menuju Danau Ontario, ketiga-tiganya memiliki debit air terbesar di Amerika Utara yang memiliki tinggi lebih dari 50Â m (160Â ft). Selama jam puncak wisatawan siang hari, lebih dari 168.000Â m3 air mengalir per menit.[2] Air Terjun Kanada adalah air terjun terkuat di Amerika Utara menurut debit airnya.[3] Air Terjun Niagara sangat terkenal dan menjadi sumber utama dari pembangkit listrik tenaga air. Nilai pariwisata, komersial, dan industrinya telah menjadi tantangan sejak abad ke-19.
Sebelum terbentuknya Niagara Falls, dulu, tempat ini berbentuk sebagai glacier-glacier es yang meleleh.
Air Terjun Horseshoe yang lebih besar dan lebih tinggi terletak di sisi Kanada; air terjun ini biasanya digunakan dalam foto-foto ikonik wisatawan di daerah tersebut. Tingginya sekitar 57m (187 kaki), sedangkan Air Terjun Amerika bervariasi antara 21 dan 30 meter (69 dan 98 kaki) karena adanya batu-batu besar di dasarnya. Air Terjun Horseshoe memiliki lebar sekitar 790Â m (2.592Â ft), sedangkan Air Terjun Amerika memiliki lebar 320Â m (1.050Â ft). Jarak antara ujung Amerika dari Air Terjun Niagara dan ujung Kanada adalah 1.039Â m (3.409Â ft). 21 dan 30 meter (69 dan 98 kaki)790Â m (2.592Â ft).[2]
Eksplorasi
Pada 24 Oktober 1901, seorang guru sekolah Michigan yang berusia 63 tahun, Annie Edson Taylor, menjadi orang pertama yang pergi ke air terjun dalam sebuah "tong" (barrel) sebagai aksi publisitas. Bobby Leach pergi ke Horseshoe Falls dalam tong baja pada tahun 1911, tetapi perlu mendapatkan evakuasi.