Adiantum concinnum, yang secara lokal dikenal sebagai cilantrillo, culantrillo, atau maidenhair fern (paku suplir), adalah geofitrizoma yang digunakan sebagai obat herbal lokal di banyak budaya Amerika Selatan dan Amerika Tengah.
Deskripsi
Adiantum concinnum adalah geofit rizoma dari genus Adiantum. Tumbuhan ini dapat memiliki rizoma tegak atau setengah tegak, dengan frond yang memiliki pinna berbentuk ovatus atau oblong-deltoid berukuran 3–4cm (1,2–1,6in) kali 15–2cm (5,9–0,8in). Setiap pinula memiliki hingga 10 pasang pinna. Daun tumbuhan ini berwarna hijau pucat atau hijau tua dan berbentuk seperti kipas. Sorus tersebar di sepanjang pinna.[1][2]
Habitat
Adiantum concinnum asli dari wilayah geografis yang luas, mulai dari Meksiko Utara hingga bagian timur Brasil. Tumbuhan ini telah diperkenalkan ke beberapa wilayah di India, Sri Lanka, Hawaii, dan Tanzania. Paku ini menyukai bioma tropis yang lembap,[2] dan telah diamati tumbuh di ketinggian di bawah 1,500m (4ft 11,1in).[3]
Kultivasi
Adiantum concinnum dapat ditanam di tanah pot yang lembap. Tumbuhan ini lebih menyukai tingkat cahaya rendah dan tidak tahan terhadap suhu dingin. Sebuah kultivar, 'Edwinii', lebih mudah tumbuh dan tidak terlalu sensitif terhadap suhu dingin; kultivar ini kemungkinan merupakan hibrida dengan Adiantum raddianum.[4]