Artikel atau bagian dari artikel ini berkualitas rendah karena menggunakan gaya bahasa naratif yang tidak sesuai dengan Wikipedia sehingga menurunkan kualitas artikel ini. Bantulah Wikipedia memperbaikinya. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.
Adel Fakeih (Bahasa Arab: عادل فقيه; lahir 1 Juli 1959) adalah seorang insinyur asal Arab Saudi yang juga dikenal sebagai mantan wali kota Jeddah. Sepanjang kariernya di bidang pemerintahan, Fakeih pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dari Agustus 2010 hingga April 2015, Menteri Kesehatan antara April 2014 dan Desember 2014,[1] serta Menteri Ekonomi dan Perencanaan dari 2015 hingga 2017. Selain karier politiknya, Fakeih memiliki latar belakang teknik dan dikenal karena keterlibatannya dalam proyek-proyek pembangunan dan pengembangan perkotaan. Pada November 2017, ia ditahan, dan hingga saat ini masih berada dalam masa penahanan.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
Adel Fakeih lahir pada tanggal 1 Juli 1959 di kota suci Mekkah, Arab Saudi, dalam sebuah keluarga yang memiliki reputasi kuat karena keterlibatan anggotanya dalam dunia bisnis dan keuangan, yang menekankan tradisi kewirausahaan dan profesionalisme lintas generasi. Ayahnya dikenal sebagai seorang pengusaha sukses yang tidak hanya aktif dalam sektor ekonomi tetapi juga menekuni seni sastra, khususnya puisi, sehingga mencerminkan kombinasi unik antara aktivitas bisnis dan apresiasi budaya dalam lingkungan keluarga.[3] Selain itu, pamannya menjabat sebagai ketua Fakeih Group, sebuah konglomerat penting di Arab Saudi dengan berbagai lini usaha mulai dari investasi, perdagangan, hingga manufaktur, yang menegaskan pengaruh keluarga dalam ekonomi nasional serta memberikan konteks jaringan sosial dan profesional yang luas bagi Fakeih sejak masa mudanya.
Dalam menempuh pendidikan formal, Fakeih memilih untuk fokus pada bidang teknik industri di King Abdulaziz University, salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Arab Saudi. Di sana, ia memperoleh gelar sarjana yang memberinya dasar ilmiah dan teknis yang kuat, sekaligus mengembangkan keterampilan analitis, manajerial, dan problem solving yang menjadi modal penting dalam kariernya kemudian, baik di sektor swasta maupun di ranah pemerintahan. Pendidikan ini juga mempersiapkan Fakeih untuk menghadapi tantangan kompleks dalam manajemen kota, administrasi publik, serta pengambilan keputusan strategis yang akan menjadi ciri khas dari perannya sebagai wali kota Jeddah, menteri tenaga kerja, menteri kesehatan, dan menteri perencanaan dan ekonomi di pemerintahan Arab Saudi, sebelum ia ditahan pada November 2017.[4]
Karir
Adel Fakeih memiliki pengalaman yang luas di sektor swasta maupun publik, dan selama kariernya, ia menempati berbagai posisi strategis dan berpengaruh yang memperkuat reputasinya sebagai tokoh bisnis dan pemerintahan di Arab Saudi. Dalam sektor swasta, ia pernah menjabat sebagai Ketua Al Jazeera Bank, serta menjadi anggota dewan direksi Kamar Dagang dan Industri Jeddah, yang memungkinkan dirinya terlibat dalam pengambilan keputusan penting terkait kebijakan bisnis, perdagangan, dan pengembangan industri di wilayah tersebut.[4]
Selain perannya di sektor keuangan, Fakeih juga aktif di berbagai lembaga pemerintah dan organisasi publik, di mana ia menjadi anggota sejumlah komisi penting, termasuk Dewan Provinsi Makkah yang membahas urusan administratif dan pembangunan wilayah suci, Komisi Tertinggi Pariwisata dan Purbakala yang menangani pelestarian situs sejarah dan pengembangan pariwisata, Komisi Kerajaan untuk Jubail dan Yanbu yang mengawasi pengembangan kawasan industri strategis, serta Dana Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Otoritas Pengembangan Hail, dan Otoritas Regulasi Layanan Listrik, yang masing-masing fokus pada pengembangan sumber daya manusia, pembangunan regional, dan regulasi infrastruktur penting.[5][6]
Selain itu, Fakeih juga memegang posisi kepemimpinan dalam sektor industri, termasuk sebagai Ketua Dewan Direksi Saudi Arabian Glass Company dan Sagco, yang menunjukkan keterlibatannya dalam pengelolaan perusahaan manufaktur besar dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.[6] Dengan kombinasi pengalaman lintas sektor ini, Fakeih membangun profil yang menonjol sebagai figur yang memiliki pemahaman mendalam mengenai hubungan antara sektor publik dan swasta, kebijakan ekonomi, serta pengelolaan organisasi besar di Arab Saudi.