Acer buergerianum (Hanzi sederhana: 三角枫; Hanzi tradisional: 三角楓; pinyin: sānjiǎofēng) merupakan spesies mapel yang berasal dari wilayah timur Tiongkok, mulai dari barat Shandong hingga tenggara Gansu, lalu ke selatan sampai Guangdong, dan barat daya menuju Sichuan, serta ditemukan pula di Taiwan dan Jepang.[2][3] Julukan spesifiknya diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada pemburu tanaman asal Belanda yang bernama J. Buerger (1804–1858).[4]
Deskripsi
Pohon ini merupakan jenis gugur berukuran kecil hingga menengah, mampu tumbuh setinggi 5–20 meter dengan diameter batang mencapai sekitar 50 cm. Daunnya tersusun berpasangan berlawanan, berukuran panjang 2,5–8 cm (belum termasuk tangkai daun sepanjang 2–5 cm) dan lebar 3,5–6,5 cm. Teksturnya kaku, bagian atas berwarna hijau tua mengilap, sedangkan bagian bawah lebih pucat, umumnya memiliki tiga lobus. Pada pohon dewasa, lobusnya mengarah ke depan dan bertepi rata, sementara pada pohon muda lobusnya lebih menyebar dengan tepian bergerigi. Bunganya muncul pada musim semi, berwarna kuning kehijauan, tersusun dalam kelompok berbentuk bunga cawan yang menggantung. Ukurannya kecil, terdiri dari lima sepal kehijauan, lima kelopak kuning keputihan dengan panjang sekitar 2 mm, serta delapan benang sari. Buahnya berupa samara dengan dua biji bersayap. Tiap biji berdiameter 4–7 mm dengan sayap sepanjang sekitar 15 mm. Sayap buah ini mengarah ke depan dan sering kali saling menumpuk.[5][6]
Kultivasi
Pohon ini banyak dibudidayakan di wilayah beriklim sedang sebagai tanaman hias. Spesies ini masuk ke Jepang sejak lama, dan di sana namanya diterjemahkan sebagai “mapel tiongkok”. Pada tahun 1896, pohon ini mulai diperkenalkan ke Eropa dan Amerika Utara, dan kini sesekali ditanam di taman maupun area hijau yang luas. Contoh pohon dewasa dapat ditemukan di Westonbirt Arboretum di Inggris, Esveld Aceretum di Boskoop, Belanda, Arnold Arboretum di Boston, Massachusetts, serta berbagai lokasi lainnya.[7][6]
Pohon ini adalah pilihan populer untuk seni bonsai dan dapat merespons dengan baik teknik yang menciptakan pengurangan dan konsekuensi daun. Tanaman ini diakui sangat cocok untuk banyak gaya dan ukuran bonsai.[8]