Abies concolor, dikenal sebagai cemara putih, concolor fir, atau Colorado fir, adalah pohon konifer hijau abadi dari famili Pinaceae. Spesies ini berasal dari pegunungan di bagian barat Amerika Utara, termasuk Sierra Nevada dan Pegunungan Rocky Selatan, serta pegunungan terpencil di Arizona Selatan, New Mexico, dan Meksiko Utara. Pohon ini secara alami tumbuh pada ketinggian antara 900 hingga 3.400 meter di atas permukaan laut.
Cemara putih populer digunakan sebagai pohon hias dalam lanskap taman dan juga sebagai pohon Natal.
Deskripsi
Pohon konifer besar ini tumbuh paling baik di wilayah Sierra Nevada bagian tengah di California, tempat rekor tertinggi tercatat mencapai 74,9 meter (246 kaki) dengan diameter batang 4,6 meter (15 kaki) pada ketinggian dada di Taman Nasional Yosemite. Ukuran umum white fir berkisar antara 25–60 meter (82–197 kaki) dengan diameter hingga 2,7 meter (8 kaki 10 inci). Spesimen terbesar ditemukan di Hutan Nasional Sierra,[3] dengan ukuran 58,5 meter × 8,5 meter (192 kaki × 28 kaki) pada tahun 1972. Sementara itu, lereng barat Sierra Nevada menjadi lokasi pohon tertinggi yang pernah tercatat, yaitu 78,8 meter (259 kaki).[4]
Subspesies Abies concolor subsp. concolor (white fir Pegunungan Rocky) jarang melebihi 38 meter (125 kaki) tinggi atau 0,9 meter (3 kaki) diameter. Pohon besar yang tumbuh di tanah subur di California dan barat daya Oregon umumnya mencapai 40–60 meter (130–200 kaki) tinggi dan 99–165cm (39–65 inci) diameter, sedangkan di Arizona dan New Mexico,[5] ukurannya mencapai sekitar 41 meter (135 kaki) tinggi dan 124cm (49 inci) diameter. Bagian atas batang yang mati kadang bercabang menjadi pertumbuhan baru.[6]
Kulit batangnya berwarna abu-abu dengan ketebalan minimal 10cm (4 inci) dan bagian dalam berwarna kecokelatan.[6] Daunnya berbentuk jarum, pipih, sepanjang 2,5–8cm (1–3⅛ inci), lebar 2mm (3⁄32 inci), dan tebal 0,5–1mm (1⁄64–3⁄64 inci). Warna daun bervariasi dari hijau hingga biru kehijauan (glaucous blue-green) di bagian atas,[6] dengan dua garis putih kebiruan di bagian bawah akibat lapisan stomatal bloom. Ujung daun sedikit berlekuk atau tumpul. Susunan daunnya spiral di sepanjang batang, tetapi setiap daun berputar di pangkalnya sehingga membentuk dua barisan datar di sisi batang atau melengkung ke atas tetapi tidak di bawah batang.
Bonggol berukuran 6–12cm (2¼–4¾ inci) panjang dan 4–4,5cm (1⅝–1¾ inci) lebar, berwarna hijau atau ungu saat muda dan berubah menjadi cokelat pucat saat matang, terdiri atas sekitar 100–150 sisik. Braktanya pendek dan tersembunyi di dalam bonggol tertutup. Biji bersayap dilepaskan ketika bonggol terurai pada saat matang, sekitar enam bulan setelah penyerbukan.[7]
White fir dapat hidup lebih dari 300 tahun, menjadikannya salah satu spesies pinus berumur panjang di Amerika Utara.[8]