Sekolapedia – 28 Mei 2026 | Industri sawit Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan 10 perusahaan sawit terbesar ke Kejaksaan Agung dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas dugaan praktik transfer pricing dan under invoicing ekspor.
Wilmar International Ltd., induk dari PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA), termasuk dalam daftar perusahaan yang diselidiki. Sementara itu, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) juga menjadi salah satu perusahaan yang disorot.
Modus Operandi
Menurut Purbaya, modus operandi perusahaan sawit yang diselidiki adalah mengekspor produk ke afiliasi di Singapura dengan harga lebih rendah dari harga sebenarnya, lalu dijual kembali ke negara tujuan dengan harga jauh lebih tinggi.
Sebagai contoh, satu perusahaan sawit mengekspor produk senilai USD1,44 juta ke Singapura, tetapi kemudian dijual kembali ke negara tujuan dengan harga USD4 jutaan, atau naik sekitar 200 persen.
Penyelundupan
Purbaya menyebut praktik ini sebagai penyelundupan. Menurutnya, praktik tersebut baru terdeteksi setelah Kemenkeu menerapkan AI dan membeli data ekspor-impor yang lebih lengkap.
Sebelumnya, Purbaya telah membawa laporan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait praktik under invoicing yang dilakukan eksportir CPO. Laporan itu mencakup 10 perusahaan besar yang diduga melakukan manipulasi data ekspor.
Dampak
Skandal ekspor sawit ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada industri sawit Indonesia. Pemerintah telah membuka penyelidikan dan dapat mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan yang terlibat.
Industri sawit Indonesia merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar negara. Namun, skandal ini dapat merusak citra industri sawit dan mempengaruhi kepercayaan investor.
Oleh karena itu, perlu dilakukan penyelidikan yang lebih lanjut dan tindakan yang tegas terhadap perusahaan yang terlibat dalam praktik under invoicing.
Industri sawit Indonesia harus memprioritaskan kepatuhan terhadap regulasi dan memastikan bahwa praktik bisnis yang dilakukan adalah fair dan transparan.
Post Comment