Sekolapedia – 28 Maret 2026 | JAKARTA – Pada akhir pekan 28–29 Maret 2026, arus balik mudik Lebaran diperkirakan mencapai puncaknya dengan perkiraan 250.000 kendaraan melaju menuju ibukota. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan data real‑time dari titik pemantauan di kilometer 29 Tol Jakarta‑Cikampek, Cikarang Utara, dan menegaskan bahwa hari Sabtu (28) diproyeksikan menampung 183.000 unit, meningkat menjadi 200.000 pada sore hari, dan mencapai 250.000 kendaraan pada hari Minggu (29).
Menurut catatan Jasa Marga, hingga pukul 06.00 WIB Jumat pagi, sebanyak 2,3 juta kendaraan telah memasuki wilayah Jakarta, menandakan pencapaian 69 % dari total proyeksi arus balik Lebaran tahun ini. Angka ini sejalan dengan laporan Kompas yang mencatat 2.357.203 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode H‑10 hingga H+5 (11‑26 Maret), setara 69,45 % dari target 3,39 juta kendaraan.
Data Asal‑Usul Kendaraan
| Sumber Gerbang Tol | Jumlah Kendaraan |
|---|---|
| GT Cikampek Utama (Trans‑Jawa) | 559.529 |
| GT Kalihurip Utama (Bandung) | 512.149 |
| GT Cikupa (Tangerang‑Merak) | 715.045 |
| GT Ciawi (Jagorawi‑Puncak) | 570.480 |
Data tersebut menunjukkan dominasi arus kendaraan dari arah timur, khususnya melalui Cikampek dan Kalihurip, yang masing‑masing menyumbang lebih dari setengah total kendaraan yang kembali.
Penyebab Kepadatan dan Langkah Mitigasi
Rest area di sepanjang Tol Trans‑Jawa menjadi faktor utama terjadinya kemacetan pada puncak arus balik. Untuk mengurangi antrean, Jasa Marga menerapkan kebijakan buka‑tutup pada rest area tertentu, seperti Rest Area Km 62B dan Km 52B. Selain itu, pihaknya membuka kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas satu arah (one‑way) secara nasional mulai kilometer 414 hingga kilometer 70 Tol Jakarta‑Cikampek apabila terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan.
- Gunakan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi kondisi lalu lintas secara real‑time.
- Rencanakan perjalanan dengan memperhitungkan jarak tempuh dan waktu tempuh, hindari jam‑jam puncak.
- Manfaatkan rest area alternatif di luar jalur utama, misalnya Rest Area Km 444 pada Tol Semarang‑Solo atau Rest Area Km 72 pada Tol Jakarta‑Cikampek.
- Patuh pada arahan petugas Lalu Lintas dan ikuti rambu‑rambu rekayasa satu arah bila diterapkan.
Pesan Jasa Marga kepada Publik
Direktur Utama Jasa Marga menegaskan bahwa masyarakat diimbau untuk tidak melakukan perjalanan pulang pada tanggal 28‑29 Maret jika memungkinkan, mengingat potensi kepadatan yang dapat memperpanjang waktu tempuh hingga berjam‑jam. “Kami menghimbau pemudik untuk menyiapkan rencana perjalanan yang matang, memanfaatkan informasi rest area, dan menghindari jam‑jam sibuk,” ujar Rivan.
Selain itu, Jasa Marga mengingatkan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Pengendara diharapkan mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.
Dengan persiapan yang tepat dan pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, mengurangi risiko kemacetan berlarut‑larut, dan memastikan keselamatan semua pengguna jalan.



Post Comment