Daftar Isi
Sekolapedia – 22 Maret 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menguat kembali menjelang libur panjang Idul Fitri, didorong oleh aliran dana asing yang aktif membeli saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut pengamat pasar modal Hendra Wardana, faktor utama yang mendorong rebound adalah sentimen positif terhadap sektor perbankan, energi, dan mineral, serta ekspektasi penurunan tekanan geopolitik global.
Data Pergerakan Pasar Sebelum Libur
Pada hari Kamis (10/11) lalu, dari total 538 saham yang diperdagangkan, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham tetap stagnan, sementara sisanya belum diperdagangkan. Volume perdagangan menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada saham-saham yang menjadi incaran investor asing.
Sektor yang Didorong oleh Pembelian Asing
- Perbankan: Bank Central Asia (BCA) dan Bank Mandiri tetap menjadi pilihan utama karena fundamental yang kuat dan profitabilitas yang konsisten.
- Energi: Medco Energi Internasional mendapat dukungan dari aliran dana asing yang menilai harga minyak dunia berada pada tren naik.
- Mineral: Aneka Tambang (ANTM) menarik perhatian karena peningkatan permintaan logam industri seiring transisi energi global.
Net Buying Asing dalam 5 Hari Terakhir
| Saham | Net Buying (Juta Rp) |
|---|---|
| BCA | 1,250 |
| Bank Mandiri | 970 |
| Medco Energi | 820 |
| Aneka Tambang | 680 |
Data di atas mencerminkan aliran dana asing yang secara konsisten menambah posisi pada saham-saham dengan likuiditas tinggi dan fundamental solid. Kenaikan net buying ini berperan penting dalam menstabilkan IHSG yang sempat tertekan oleh faktor eksternal.
Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Sentimen
Pasar saham Indonesia masih berada dalam fase sensitif akibat beberapa tekanan global, antara lain konflik di Timur Tengah, fluktuasi harga energi, serta ketidakpastian kebijakan suku bunga Federal Reserve yang dipimpin oleh Jerome Powell. Namun, para analis menilai bahwa setelah libur Lebaran, tekanan tersebut dapat mereda, membuka peluang bagi saham-saham berkualitas untuk kembali naik.
Strategi Investasi Menjelang Pembukaan Kembali
Pengamat menyarankan investor domestik untuk mengikuti jejak aliran dana asing dengan fokus pada tiga sektor utama: perbankan, energi, dan mineral. Selain itu, diversifikasi portofolio melalui reksa dana saham yang memiliki eksposur pada saham-saham tersebut dapat mengurangi risiko volatilitas jangka pendek.
Secara umum, rebound IHSG diperkirakan akan terjadi pada sesi pembukaan kembali perdagangan BEI pada Rabu, 25 Maret 2026, setelah libur panjang Nyepi dan Cuti Bersama Idul Fitri. Investor disarankan menyiapkan strategi masuk pada level support terdekat dan memperhatikan indikator teknikal seperti moving average 20 hari untuk mengonfirmasi tren naik.
Dengan aliran dana asing yang terus mengincar saham-saham dengan fundamental kuat, prospek IHSG ke depan menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang berkelanjutan, asalkan kondisi geopolitik global tidak mengalami gangguan signifikan.

Post Comment