Info Jadwal Imsakiyah Samarinda: Selasa, 10 Maret 2026

Berdasarkan data resmi dari Bimas Islam Kementerian Agama, berikut adalah rincian waktu krusial untuk wilayah Samarinda dan sekitarnya hari ini:

Waktu IbadahJam (WITA)
Imsak04.54
Subuh05.04
Maghrib (Buka Puasa)18.28

Kupas Tuntas Persiapan Ramadhan Hari ke-20

Menjalankan ibadah puasa bukan cuma soal menahan lapar dan haus dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Ada seni dan manajemen waktu di dalamnya, apalagi di kota sesibuk Samarinda. Mari kita ulas lebih dalam biar hari kamu makin berkah!

1. Alarm Imsak: Jangan Sampai Kebablasan!

Waktu Imsak di Samarinda jatuh pada pukul 04.54 WITA. Mengapa Imsak itu penting? Secara teknis, puasa itu mulainya saat azan Subuh (05.04 WITA). Namun, tradisi Imsak yang sepuluh menit sebelumnya ini adalah “lampu kuning” supaya kita sempat sikat gigi, cuci mulut, atau minum segelas air terakhir sebelum benar-benar berhenti makan.

Buat kamu yang hobi begadang atau baru bangun mepet-mepet, pukul 04.54 itu adalah batas aman terakhir. Jangan sampai pas lagi enak-enaknya mengunyah gorengan, eh, suara azan dari Masjid Baitul Muttaqin sudah berkumandang.

🔖 Baca juga:
10 Contoh Soal Tuas Jenis I untuk SMP & SMA + Jawaban

baca juga:Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Hibah Pengembangan Modul Digital dari Kemendiktisaintek

2. Pentingnya Niat

Ingat ya, syarat sah puasa itu adalah niat. Kalau kamu lupa niat di malam hari atau saat sahur, bisa-bisa puasanya jadi sekadar diet biasa secara syariat. Jadi, pastikan dalam hati (atau diucapkan) sudah berniat:

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

3. Menanti Maghrib: 18.28 WITA

Pukul 18.28 WITA adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu warga Samarinda hari ini. Bayangkan segelas es sirup dingin atau sepiring pisang gapit hangat sudah tersaji di meja. Saat azan berkumandang, jangan lupa baca doa ya:

Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.

“Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”

Tips Menjaga Stamina di Sepuluh Hari Terakhir

Memasuki hari ke-20, tubuh biasanya mulai “protes”. Berikut beberapa tips santai biar kamu tetap fit:

  • Hidrasi Pintar: Gunakan pola 2-4-2. Dua gelas saat berbuka, empat gelas sepanjang malam (hingga menjelang tidur), dan dua gelas saat sahur.
  • Kurangi Gorengan Berlebih: Kita tahu, gorengan itu godaan terberat di pasar Ramadhan Samarinda. Tapi ingat, minyak berlebih bikin cepat haus dan lemas di siang hari.
  • Istirahat Cukup: Karena ini malam-malam Lailatul Qadar, banyak yang itikaf. Pastikan kamu punya waktu tidur siang (qailulah) sebentar agar badan tidak drop.

baca juga:Mahasiswa Pendidikan Olahraga Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Raih Perak Fighter of Road to PON Beladiri 2025

Kenapa Harus Cek Jadwal Secara Rutin?

Waktu salat dan imsak itu bergeser beberapa menit setiap harinya karena posisi matahari yang berubah. Jadi, meskipun kemarin Imsaknya jam sekian, belum tentu hari ini sama persis. Memantau jadwal rutin seperti ini menunjukkan kalau kita serius dan menghargai waktu ibadah kita sendiri.

Kota Samarinda dengan dinamika sungainya yang tenang namun pasti, mengajarkan kita untuk tetap konsisten dalam beribadah. Jadi, buat teman-teman di Samarinda Seberang, Loa Janan, sampai Palaran, pastikan jam tangan kamu sudah sinkron dengan waktu BMKG/Kemenag ya!

Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-20. Semoga lancar sampai kemenangan tiba!

penulis:rinaldy

Post Comment