Sekolapedia – 08 November 2026 | Akhir pekan balap yang menjanjikan bagi pembalap Ducati Lenovo Team, francesco bagnaia, di Sirkuit Internasional Lusail harus berakhir lebih cepat dan penuh drama. Alih-alih meraup poin maksimal dalam seri MotoGP Qatar 2026, sang juara dunia dua kali justru harus dilarikan ke pusat medis akibat insiden horor yang melibatkan pembalap Gresini Racing, Fermin Aldeguer, pada sesi Sprint Race hari Sabtu.
Insiden bermula ketika balapan baru memasuki lap pertama. Saat pebalap melibas tikungan terakhir atau Tikungan 16, Fermin Aldeguer mencoba mengambil celah dengan melakukan manuver di belakang barisan depan. Nahas, motor yang dikendarai Aldeguer menghantam keras bagian belakang motor Ducati yang ditunggangi francesco bagnaia. Benturan tersebut begitu dahsyat hingga membuat pembalap asal Italia itu terlempar ke udara sebelum akhirnya menghantam aspal dengan keras.
Akibat kecelakaan hebat tersebut, *Race Direction* langsung mengibarkan bendera merah (*red flag*) untuk menghentikan jalannya Sprint Race demi keselamatan para pebalap dan evakuasi darurat. Petugas medis segera turun tangan menggunakan tandu untuk membawa francesco bagnaia keluar dari lintasan menuju pusat medis sirkuit guna menjalani pemeriksaan awal secara menyeluruh.
Direktur Medis MotoGP, Angel Charte, memberikan konfirmasi resmi mengenai kondisi sang pebalap usai pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil diagnosis di sirkuit, francesco bagnaia dipastikan mengalami dua patah tulang pada kaki kanannya. Cedera tersebut spesifik melibatkan bagian tulang metatarsal keempat dan kelima yang menghubungkan area tengah kaki dengan jari-jari kaki.
Menyusul temuan cedera serius tersebut, pihak tim Ducati menyatakan bahwa francesco bagnaia langsung diterbangkan ke rumah sakit di Doha pada malam harinya. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mengevaluasi tingkat keparahan fraktur sekaligus memutuskan langkah penanganan medis lanjutan, termasuk opsi tindakan operasi yang kemungkinan besar harus dijalani oleh pebalap bernomor 63 tersebut sebelum kembali ke Italia untuk proses rehabilitasi.
Sementara itu, Fermin Aldeguer yang menjadi penyebab insiden langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak tim maupun kepada francesco bagnaia langsung di area garasi. Meskipun mengklaim bahwa dirinya hanya melihat celah kecil untuk bermanuver, steward tetap menjatuhkan hukuman berupa *double long lap penalty* yang harus dijalani saat balapan *restart*.
Absennya francesco bagnaia pada balapan utama hari Minggu tentu menjadi pukulan telak, tidak hanya bagi ambisinya di sisa musim kompetisi MotoGP 2026 yang diwarnai berbagai tantangan, tetapi juga bagi peta persaingan klasemen secara keseluruhan. Kehilangan sosok penting di garasi Ducati ini memaksa tim fokus penuh pada pemulihan total sang pebalap agar dapat segera kembali kompetitif di lintasan balap pada seri-seri berikutnya.
