Sekolapedia – 19 Oktober 2026 | Stadion Artemio Franchi menjadi saksi bisu keperkasaan Como saat bertamu ke markas Fiorentina dalam lanjutan kompetisi Serie A. Pertandingan sengit ini berakhir dengan skor meyakinkan 1-3 untuk kemenangan tim tamu. Salah satu bintang lapangan yang paling bersinar dalam laga tersebut adalah mattia liberali, yang sukses mencatatkan momen penting dalam karier profesionalnya bersama klub asal Lombardy tersebut.
Pertandingan sendiri berjalan terbuka sejak menit awal. Como yang diarsiteki oleh Cesc Fàbregas sempat mengalami kendala mendadak di lini belakang setelah Yan Couto mengalami masalah saat sesi pemanasan dan harus digantikan oleh Ivan Smolcic. Kendati demikian, skuad tamu tetap mampu mengontrol jalannya laga dan memberikan tekanan berarti kepada lini pertahanan La Viola yang dikomandoi oleh pelatih Paolo Vanoli.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32. Memanfaatkan ruang gerak di lini serang, mattia liberali melakukan aksi individu cemerlang yang diakhiri dengan tendangan kaki kiri akurat ke sudut gawang yang dijaga oleh kiper berpengalaman David de Gea. Gol debut ini sontak memicu protes dari kubu tuan rumah akibat dugaan pelanggaran sebelumnya di lini tengah, namun pengadil lapangan tetap mengesahkan gol tersebut.
Keunggulan Como berlipat ganda hanya selang empat menit kemudian. Gelandang kreatif asal Argentina, Nico Paz, menyundul bola dengan sempurna untuk mengubah kedudukan menjadi 0-2 menyusul umpan matang dari lini kedua. Fiorentina yang tertinggal mencoba bangkit di babak kedua dengan memasukkan beberapa pemain segar, termasuk Wilfried Gnonto dan Marco Brescianini, demi meningkatkan daya gedor lini depan.
Upaya tuan rumah sempat membuahkan hasil melalui gol Marin Pongračić yang memperkecil kedudukan. Namun, harapan Fiorentina untuk bangkit dipupuskan oleh serangan balik cepat Como pada menit ke-56. Maxence Caqueret mengirimkan umpan terobosan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Tasos Douvikas untuk memastikan kemenangan 3-1.
Bagi mattia liberali, penampilan perdana sebagai pemain starter ini ditutup dengan catatan statistik yang luar biasa. Selain mencetak gol perdananya di kasta tertinggi sepak bola Italia, ia juga mencatatkan persentase dribble sukses yang sempurna serta mobilitas tinggi di sisi lapangan. Kepercayaan yang diberikan oleh Fàbregas berhasil dibayar tuntas oleh sang pemain muda yang sebelumnya sempat menolak tawaran kembali ke AC Milan.
Kemenangan gemilang di Florence ini membawa Como melesat ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A, menempati zona Liga Champions dengan raihan poin impresif. Di sisi lain, situasi semakin pelik bagi Fiorentina yang harus tertahan di papan bawah dan masih berjuang keluar dari zona degradasi setelah hanya mengumpulkan empat poin dari tujuh pertandingan awal musim ini.
Hasil positif ini membuktikan bahwa proyek ambisius Como di bawah arahan Fàbregas mulai membuahkan hasil nyata. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat seperti mattia liberali terbukti mampu menghadirkan kejutan besar dan mewarnai persaingan papan atas Liga Italia musim ini.
