Berita mengenai Cimi, kucing Persia milik Astrid di Jatisampurna, Kota Bekasi, masih menyisakan harapan bagi pemiliknya. Setelah mendapat informasi bahwa kucing tersebut diduga dibuang, Astrid bersama pihak terkait telah melakukan pencarian, tetapi hingga kini belum berhasil menemukan hewan kesayangannya itu.
Cimi sebelumnya diambil oleh seorang tukang mi ayam berinisial HP (24). Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas dan videonya kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, HP terlihat mengambil kucing Persia tersebut lalu memasukkannya ke dalam laci gerobak mi ayam.
Berita Pencarian Cimi di Jatisampurna
Astrid sempat mencari Cimi setelah mengetahui kucingnya diambil. Ia kemudian memperoleh informasi bahwa kucing tersebut dibuang di sekitar wilayah Bumi Eraska hingga dekat SDN II Jatisampurna, Bekasi.
Informasi itu membuat Astrid kembali menyusuri lokasi yang disebutkan. Namun, pencarian yang dilakukan belum membuahkan hasil. Cimi belum ditemukan, sehingga Astrid masih berharap dapat bertemu kembali dengan kucing Persia miliknya.
“Namun ternyata kucing kami dibuang di daerah Bumi Eraska sampai SDN II Jatisampurna. Kami sudah cari tapi belum berhasil menemukannya. Semoga kami bisa bertemu kucing kami kembali,” kata Astrid saat dihubungi pada Jumat (16/10/2026) malam.
Belum diketahui secara pasti lokasi terakhir Cimi setelah kucing itu disebut terlepas. Pemiliknya hanya berpegangan pada informasi mengenai area tempat Cimi diduga dibuang dan terus berupaya mencari di kawasan tersebut.
Mediasi Pemilik Kucing dan HP
HP diamankan polisi di rumah kontrakannya yang berada di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Jumat (16/10). Setelah itu, Astrid bertemu langsung dengan HP di Polsek Jatisampurna untuk membahas permasalahan tersebut.
Pertemuan itu dilanjutkan dengan mediasi. Dalam proses tersebut, Astrid dan HP sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Kesepakatan tersebut menjadi langkah penyelesaian setelah video pengambilan Cimi ramai dibicarakan di media sosial.
Astrid menegaskan bahwa dirinya tidak berniat membuat HP dipenjara. Tujuan utamanya adalah mendapatkan kembali Cimi yang telah hilang setelah diambil dari lokasi kejadian.
Tujuan Astrid Hanya Menemukan Cimi
Bagi Astrid, persoalan utama dalam kasus ini adalah keberadaan Cimi. Ia ingin mengetahui kondisi kucing tersebut dan berharap dapat membawanya pulang setelah pencarian menemukan hasil.
Meski telah menerima informasi mengenai lokasi pembuangan, Astrid belum mendapatkan titik yang benar-benar memastikan keberadaan Cimi. Karena itu, pencarian masih menjadi perhatian utama bagi pemilik kucing tersebut.
Pengakuan Tukang Mi Ayam dalam Berita Polisi
Dalam klarifikasi kepada polisi, HP mengaku sempat berniat mengembalikan Cimi setelah mengetahui rekaman pengambilan kucing itu menjadi viral di media sosial. Ia disebut merasa takut setelah video kejadian tersebar luas dan mendapat perhatian publik.
Menurut keterangan HP kepada polisi, Cimi kemudian terlepas ketika hendak dibawa kembali kepada pemiliknya. Kucing tersebut disebut melompat dari kendaraan saat HP menggunakan sepeda motor dalam perjalanan.
“Berdasarkan hasil klarifikasi, HP mengaku ketakutan setelah rekaman kejadian tersebar luas di media sosial. Ia kemudian berniat mengembalikan kucing kepada pemiliknya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Verdika menjelaskan bahwa kucing itu tidak sampai kembali kepada Astrid karena menurut pengakuan HP, Cimi melompat dan terlepas di perjalanan. Peristiwa tersebut menjadi alasan kucing Persia itu belum ditemukan oleh pemiliknya.
Kronologi Pengambilan Kucing
Aksi pengambilan Cimi terjadi pada Selasa (13/10) malam. Dalam rekaman CCTV yang beredar, seorang tukang mi ayam terlihat mengambil kucing Persia tersebut, kemudian memasukkannya ke dalam laci gerobak mi ayam.
Identitas tukang mi ayam dalam rekaman itu belakangan diketahui sebagai HP. Setelah video beredar di media sosial, polisi mengamankan HP di rumah kontrakannya di wilayah Jatisampurna pada Jumat (16/10).
- Pengambilan Cimi terjadi pada Selasa (13/10) malam.
- Rekaman CCTV memperlihatkan kucing dimasukkan ke laci gerobak mi ayam.
- HP kemudian diamankan polisi pada Jumat (16/10) di kawasan Jatisampurna.
- Astrid dan HP bertemu di Polsek Jatisampurna untuk menjalani mediasi.
- Astrid mendapat informasi Cimi dibuang di sekitar Bumi Eraska hingga SDN II Jatisampurna, tetapi pencarian belum berhasil.
Harapan Pemilik dalam Perkembangan Berita
Setelah mediasi, persoalan antara Astrid dan HP disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, kesepakatan tersebut tidak mengakhiri pencarian Cimi karena kucing itu masih belum diketahui keberadaannya.
Astrid tetap berharap Cimi dapat ditemukan dan kembali ke rumah. Ia telah mencari di lokasi yang disebutkan dalam informasi tersebut, termasuk area dari Bumi Eraska hingga SDN II Jatisampurna.
Kasus ini menjadi perhatian karena berawal dari rekaman CCTV yang memperlihatkan pengambilan seekor kucing Persia, lalu berkembang setelah video tersebut tersebar di media sosial. Hingga berita ini disampaikan, pencarian Cimi masih belum memberikan hasil.
Sumber referensi: news.detik.com



Post Comment